TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Pemkot Malang Gelontorkan Rp10 M Bantu Masyarakat Terdampak Corona

Bantu 17 ribu warga terdampak Covid-19

Walikota Malang mengecek secara langsung lokasi jalan yang mengalami kerusakan. Dok/ Humas Pemkot Malang

Malang, IDN Times - Pemerintah Kota Malang menyiapkan anggaran hingga Rp10 miliar untuk membantu sekitar 17 ribu warganya yang terdampak virus corona. Anggaran tersebut berasal dari pengalihan program tak prioritas. Warga yang terdampak langsung adanya wabah virus corona akan menjadi sasaran bantuan.

1. Bantuan yang diberikan senilai Rp300 ribu per orang tiap bulan

Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto menjelaskan bahwa salah satu sasaran bantuan tersebut adalah para Pedagang Kaki Lima (PKL). Penghasilan mereka berkurang karena titik-titik keramaian yang biasa menjadi lokasi untuk berjualan ditutup. 

Teknis pemberian bantuan nanti bakal dilewatkan melalui dinas terkait. Para PKL tersebut sudah didata oleh masing-masing dinas seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) serta Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Malang. 

"Sistem pemberian bantuan akan ditransfer ke masing-masing dinas tersebut. Cukup banyak PKL yang terdampak karena sekolah libur. Saat ini datanya ada di Dikbud. Lalu juga ada PKL di kawasan Velodrom, Night Market itu yang mendata Disporapar," bebernya, Selasa (31/3). Besaran bantuan yang diberikan adalah Rp300 ribu per orang untuk satu bulan. 

2. Juga akan bantu masyarakat miskin

Ilustrasi anggaran (IDN Times/Arief Rahmat

Selain PKL, Pemkot Malang jug menyiapkan skema bantuan untuk masyarakat miskin. Bantuan tersebut nantinya bakal dirupakan dalam bentuk Program Keluarga Harapan (PKH) yang diawasi langsung oleh Dinas Sosial. Data dari masyarakat yang masuk kategori layak mendapat bantuan juga sudah dimiliki oleh Dinas Sosial dan akan segera direalisasikan. 

"Hari ini akan ditransfer sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang," imbuhnya.

Baca Juga: Kota Malang Zona Merah, Wali Kota Imbau Ibadah di Rumah Saja 

Berita Terkini Lainnya