Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Usai Dibantai Bali United, Masa Depan Andre Caldas Kian Abu-abu

Kab. Malang
2 min read
Usai Dibantai Bali United, Masa Depan Andre Caldas Kian Abu-abu
Pelatih Interim Arema FC, Andre Caldas. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
  • Andre Caldas belum yakin soal kelanjutan posisinya di Arema FC setelah dua laga interim menghasilkan kemenangan 4-0 atas Dewa United dan kekalahan 1-3.

  • Caldas menilai Arema sempat tampil baik selama 40 menit, tetapi kehilangan fokus, kebobolan tiga gol, lalu kesulitan mengejar ketertinggalan setelah dua pemain menerima kartu merah.

  • Ia mengambil tanggung jawab atas hasil tersebut, mengakui kekecewaan Aremania, dan bertekad memperkuat mental pemain untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Malang, IDN Times - Andre Caldas sudah 2 laga memimpin Arema FC sebagai pelatih interim usia pemecatan Marcos Santos. Dalam 2 laga ini nasibnya dibolak-balik bagai roller coaster. Bagaimana tidak, di laga perdananya ia mampu menekuk Dewa United dengan skor 4-0, tapi di laga selanjutnya ia justru digulung Bali United 1-3 di Stadion Kanjuruhan.

  1. 1. Andre Caldas tak yakin dengan nasibnya usai kekalahan memalukan

    Potret Andre Caldas, pelatih interim Arema FC, dalam dokumentasi IDN Times oleh Rizal Adhi Pratama.
    Pelatih Interim Arema FC, Andre Caldas. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

    Kekalahan 1-3 dari Dewa United pada pekan ke-8 Super League 2026/2027 benar-benar menjadi pukulan telak untuk Andre Caldas. Awalnya ia jadi kandidat kuat Pelatih Kepala Arema FC usai menghancurkan Dewa United, tapi kini ia tidak yakin dengan masa depannya di Arema FC.

    "Ini pertandingan kedua saya di sini (Arema FC), dan apa yang saya janjikan adalah, saya tidak tahu berapa lama saya akan berada di sini (apakah akan terus menjadi pelatih kepala atau tidak). Tapi yang jelas saya akan membantu Arema apa pun yang terjadi," terangnya.

  2. 2. Andre Caldas sayangkan 2 kartu merah untuk Arema FCk

    Ilustrasi mendapat kartu merah
    Ilustrasi mendapat kartu merah (pexels.com/BOOM 💥 Photography)

    Andre kembali mengungkapkan kekecewaannya pada 2 kartu merah yang diterima Dewangga dan Julian Guevara saat menghadapi Dewa United. Menurutnya, sebenarnya Arema FC sudah bermain bagus sepanjang 40 menit awal, tapi mereka kehilangan fokus hingga kebobolan 3 gol di menit 40, 45, dan 67. Kemudian 2 kartu merah membuat semakin mustahil untuk mengejar ketertinggalan, hanya 1 gol lewat kaki Careca pada menit 79 yang berhasil dicetak Singo Edan.

    "Yang perlu saya katakan kepada kalian adalah, kita harus terus bekerja dan terus percaya pada para pemain. Sangat mudah bagi saya untuk datang ke sini dan berkata 'Oh, gol pertama itu kesalahan besar, kartu merah itu kesalahan besar, itu bukan salah saya.' Tidak, saya mengambil tanggung jawab itu juga," tegasnya.

  3. 3. Andre Caldas terima tumpahan kekecewaan Aremania

    Suporter Aremania berdiri di tribun stadion sambil memberikan dukungan untuk Arema FC dalam suasana pertandingan.
    Aremania saat memberikan dukungan di Stadion. (Dok. Media Officer Arema FC)

    Andre juga mengakui jika Aremania layak kecewa dengan hasil ini, apalagi ada banyak suporter yang hadir ke Stadion Kanjuruhan saat menghadapi Dewa United. Oleh karena itu, ia siap menerima tumpahan kekecewaan terhadap dirinya. Meskipun demikian, ia yakin di laga selanjutnya timnya akan bangkit.

    "Saya tahu Aremania dan para suporter merespons dengan cara yang negatif, tapi saya tidak melihat hal itu hari ini. Tentu saja mereka tidak layak melihat timnya kalah, dan kita pun tidak menginginkan ini. Jadi saya harus kembali bersama para pemain, membuat mereka kuat lagi, dan berjuang kembali untuk pertandingan lainnya," pungkasnya.

Related Articles

See More