Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Persebaya vs PSS Sleman Diprediksi Panas!

Kota Surabaya
2 min read
Persebaya vs PSS Sleman Diprediksi Panas!
Aksi Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya saat mendukung Persebaya. Dok. Persebaya.
  • Persebaya menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo pada 18 Oktober 2026, dengan kedua tim sama-sama membawa modal kemenangan dan memburu tiga poin.

  • Pelatih Bernardo Tavares meminta Persebaya tidak terlena rekor kandang atas PSS, karena kemenangan harus dibuktikan di lapangan meski tim telah bersiap sekitar sepekan.

  • Persebaya menghadapi potensi absennya sejumlah pemain, sementara laga turut menggelar donasi masker bagi penanganan dampak karhutla dan mengandalkan dukungan suporter di GBT.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Duel Persebaya Surabaya kontra PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10/2026), diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama datang dengan modal kemenangan dan mengincar tiga poin. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, pun mengingatkan anak asuhnya agar tak terlena dengan catatan apik saat menjamu Elang Jawa.

Persebaya sebelumnya menang tipis 1-0 atas Isenmulang Kalteng FC. Sementara PSS datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melibas PSM Makassar dengan skor 3-0. Hasil ini membuat duel di GBT berpotensi menjadi adu kekuatan dua tim yang sama-sama sedang menanjak.

“Mereka ingin menang, kami juga ingin menang. Jadi, saya rasa ini akan menjadi pertandingan yang bagus,” ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (17/10/2026).

Pelatih asal Portugal itu mengaku telah mempersiapkan tim selama kurang lebih sepekan. Targetnya jelas, mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri. Namun, ia menyadari kemenangan tak akan datang hanya bermodal persiapan dan dukungan suporter.

“Kami berharap besok bisa meraih tiga poin di kandang dan saya berharap kami bisa menyaksikan pertandingan yang menarik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Persebaya memang memiliki catatan positif saat menjamu PSS di GBT dalam tiga pertemuan terakhir. Namun, Tavares menolak menjadikan rekor tersebut sebagai jaminan kemenangan. Menurutnya, kekuatan tim bisa berubah dari musim ke musim, sehingga hasil masa lalu tak bisa menjadi patokan mutlak.

“Di kandang, tiga pertandingan terakhir memang bagus dalam sejarah. Tetapi sejarah tidak akan membantu kami besok. Jadi, jika kami ingin menang, kami harus membuktikannya di lapangan,” katanya.

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa Persebaya tak boleh menganggap enteng PSS. Apalagi, kemenangan 3-0 atas PSM menunjukkan Elang Jawa punya potensi memberi tekanan serius kepada tuan rumah.

Tantangan Persebaya bertambah karena sejumlah pemain diprediksi tidak bisa diturunkan. Meski begitu, Tavares menegaskan tim telah menyiapkan opsi untuk menghadapi situasi tersebut. Kedalaman skuad menjadi alasan klub merekrut pemain lebih dari cukup untuk mengisi 11 posisi utama.

“Itulah alasan kami mengontrak lebih dari 11 pemain, yaitu untuk memiliki kesempatan dalam situasi seperti ini,” katanya.

Di tengah tantangan tersebut, Tavares berharap Bonek dan Bonita memenuhi tribun GBT untuk memberikan dukungan langsung. Kehadiran suporter, menurutnya, bisa menciptakan atmosfer yang membakar semangat pemain saat menghadapi PSS.

Laga kali ini juga dibarengi aksi sosial berupa donasi masker untuk membantu penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Besok penting bagi 30.000 penonton yang hadir untuk datang memberi dukungan, karena mereka dapat membantu menciptakan suasana yang luar biasa dan membawa energi kuat bagi para pemain kami,” pungkasnya.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More