Modal 3 Poin, Persebaya Siap Bikin PSS Sleman Ketar-ketir

Persebaya menang 1-0 atas Isenmulang Kalteng FC lewat penalti Alex Martins pada injury time babak pertama, membawa pulang tiga poin dari laga pekan keempat Super League 2026/2027.
Bek Arief Catur Pamungkas menegaskan tim belum boleh puas karena penyelesaian akhir perlu dievaluasi, setelah gol Diogo Ramalho dianulir dan peluang Alex Martins digagalkan kiper.
Hasil tersebut mengangkat Persebaya ke peringkat keempat dengan delapan poin dari empat laga, sebelum menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo.
Surabaya, IDN Times - Persebaya Surabaya tak mau terlena setelah mencuri tiga poin di markas Isenmulang Kalteng FC. Green Force kini mengalihkan fokus untuk menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10/2026), dengan pekerjaan rumah soal penyelesaian akhir yang perlu dibenahi.
Persebaya menang tipis 1-0 atas Isenmulang dalam laga pekan keempat Super League 2026/2027 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (9/10/2026). Gol semata wayang Alex Martins melalui titik penalti pada masa injury time babak pertama memastikan tim asal Kota Pahlawan membawa pulang tiga poin.
Bek Persebaya, Arief Catur Pamungkas, menyambut hasil tersebut dengan rasa syukur. Namun, ia menilai kemenangan itu belum menjadi alasan bagi tim untuk berpuas diri.
“Alhamdulillah, kami bisa meraih tiga poin pada pertandingan ini. Terima kasih kepada seluruh pemain yang sudah bekerja keras sejak awal sampai akhir. Kemenangan ini tentu sangat berarti bagi kami, tetapi kami tidak boleh cepat puas karena masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki,” ujarnya.
Salah satu catatan Persebaya terlihat dari sejumlah peluang yang gagal dikonversi menjadi gol. Green Force sempat mengancam pertahanan lawan, tetapi belum mampu menambah keunggulan.
Gol Diogo Ramalho dianulir karena offside, sedangkan peluang Alex Martins dari jarak dekat masih bisa digagalkan penjaga gawang lawan. Situasi itu membuat Persebaya harus mempertahankan keunggulan tipis hingga pertandingan berakhir.
Evaluasi penyelesaian akhir menjadi penting agar Persebaya bisa tampil lebih efektif saat menghadapi PSS. Apalagi, pertandingan di GBT akan menjadi kesempatan bagi Green Force untuk kembali meraih hasil maksimal di hadapan pendukung sendiri.
“Kami akan melakukan evaluasi dan memperbaiki kekurangan yang masih terlihat di pertandingan tadi. Harapannya, kami bisa mempertahankan tren positif ini dan kembali mendapatkan hasil maksimal pada laga selanjutnya,” kata Catur.
Kemenangan atas Isenmulang mengangkat Persebaya ke posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi delapan poin dari empat pertandingan.
Kini, tantangan berikutnya adalah menghadapi PSS Sleman di kandang sendiri. Dukungan Bonek dan Bonita diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi Green Force untuk menjaga momentum positif sekaligus memperbaiki efektivitas serangan.
“Kemenangan ini tentu menjadi modal positif bagi kami untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya melawan PSS Sleman,” pungkas pemain asal Mojokerto ini.





















