Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

2 Kali Gagal Menang, Pemain Arema Sebut Timnya Bernasib Sial

Kab. Malang
2 min read
2 Kali Gagal Menang, Pemain Arema Sebut Timnya Bernasib Sial
Gelandang Arema FC, Careca. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
  • Arema FC meraih satu kemenangan dan dua hasil imbang dalam tiga laga Super League 2026/2027, setelah menang 4-0 lalu ditahan PSM Makassar serta Persik Kediri.

  • Gelandang Careca menilai Arema kurang beruntung karena peluang membentur tiang, sementara gol lawan tercipta dari situasi bola yang memantul tak menentu.

  • Careca juga mengakui tim kerap kehilangan konsentrasi dan sedang membenahinya jelang melawan Bhayangkara FC, di tengah kompetisi yang dinilainya sangat ketat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Malang, IDN Times - Arema FC menjalani tiga laga Super League 2026/2027 dengan hasil kurang memuaskan. Kendati mengawali kompetisi dengan kemenangan gemilang 4-0 atas Isenmulang Kalteng FC, laga selanjutnya gagal dimenangkan kendati sudah unggul dan bermain di kandang. Pada pekan kedua, mereka ditahan PSM Makassar 3-3 meskipun 2 kali memimpin skor, kemudian pada pekan ketiga hampir kalah dari Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan tapi skor berakhir 1-1.

  1. 1. Gelandang Arema FC merasa keberuntungan tidak berpihak pada timnya

    Penyerang Arema FC Careca merayakan gol ke gawang Persik Kediri dalam pertandingan sepak bola di lapangan.
    Careca saat merayakan gol ke gawang Persik Kediri. (Dok. Media Officer Arema FC)

    Gelandang serang Arema FC, Raianderson da Costa Morais merasa jika keberuntungan tidak berpihak pada timnya selama 2 pertandingan terakhir. Menurutnya, Singo Edan sudah mendominasi pertandingan, tapi hanya sedikit peluang yang berhasil dikonversikan menjadi gol.

    "Kita agak kurang beruntung, ada tembakan kita yang membentur tiang gawang. Sementara gol lawan tidak tercipta dari situasi bola mati atau skema permainan yang terencana, bola sempat memantul-mantul tak menentu dan akhirnya laga berakhir imbang," terang pria yang akrab disapa Careca ini pada Selasa (6/10/2026).

  2. 2. Careca sebut pemain-pemain Singo Edan sering kehilangan konsentrasi

    Careca, gelandang Arema FC, dalam potret yang menyertai informasi mengenai pemain klub sepak bola asal Malang tersebut.
    Gelandang Arema FC, Careca. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

    Selain faktor keberuntungan, Careca mengakui jika mereka kerap kali kehilangan konsentrasi sehingga bisa dimanfaatkan oleh lawan. Faktor inilah yang saat ini tengah dibenahi selama jeda kompetisi sebelum berjumpa Bhayangkara FC pada Sabtu (10/10/2026) mendatang.

    "Jika kita menganalisis jalannya pertandingan, menurut saya mereka tidak benar-benar memiliki peluang untuk mengancam pertahanan kita ataupun mencetak gol. Tapi kita kehilangan konsentrasi sesaat dan bisa dimanfaatkan lawan," jelasnya.

  3. 3. Careca akui intensitas kompetisi di Indonesia sangat padat

    Pemain Arema FC Careca merayakan gol dengan ekspresi gembira dalam pertandingan melawan Persik Kediri.
    Careca saat merayakan gol ke gawang Persik Kediri. (Dok. Media Officer Arema FC)

    Lebih lanjut, Careca mengakui jika intensitas kompetisi di Super League sangat ketat, apalagi ini adalah pengalaman pertama gelandang asal Brasil ini bermain di Indonesia. Meskipun demikian, pemain 31 tahun ini sudah mampu mencetak 2 gol dalam 3 pertandingan.

    "Pertandingan memang (Super League) sangat berat. Tapi kami telah bersiap sepanjang minggu, baik secara mental maupun fisik untuk memberikan yang terbaik di lapangan," pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More