Persebaya Gagal Menang di GBT, Tavares Minta Maaf kepada Bonek

Persebaya bermain imbang melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan kedelapan BRI Super League, meski tampil agresif dan menciptakan sejumlah peluang.
Persijap unggul pada menit ke-58, sebelum Risto Mitrevski menyamakan skor lewat sundulan. Tavares menilai akurasi Persebaya kurang maksimal meski memperoleh 14 sepak pojok.
Bernardo Tavares meminta maaf kepada Bonek dan Bonita, menyoroti keputusan wasit serta kondisi pemain yang baru pulih cedera, dan menjanjikan kerja keras pada laga berikutnya.
Surabaya, IDN Times - Persebaya hanya mampu mendapat satu poin dan berakhir imbang meskipun agresif melawan Persijap Jepara pada pekan kedelapan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Jumat (30/10/2026). Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares meminta maaf kepada Bonek dan Bonita.
Tavares mengatakan, sebetulnya Skuad Bajoel Ijo telah cukup baik menciptakan beberapa peluang, melewati transisi hingga mengekplorasi celah. Sayangnya, di babak kedua Persijap memulainya dengan menjebol gawang Persebaya pada menit ke-58.
Meski pada akhirnya Risto Mitrevski berhasil menyematkan ketertinggalan Persebaya lewat gol sundulannya, Tavares merasa kecewa dengan hasil pertandingan. Baginya, sepak bola adalah kemenangan.
"Tidak ada orang yang lebih kecewa selain saya, karena bagi saya sepak bola adalah kemenangan. Dan musim ini kita bermain imbang di sini dengan Garudayaksa kita bermain imbang di sini dengan Sleman, dan sekarang kita bermain imbang dengan Persijap," ujarnya.
Tavares juga merasa kecewa terhadap keputusan wasit yang dinilai merugikan Persebaya. Salah satu pemain yakni Miguel Pereira terjatuh ketika berebut bola dengan lawan, tetapi wasit membiarkan hal tersebut.
"Semua pemain mengira wasit akan meniup peluit pelanggaran, jadi fokusnya kurang begitu baik, tapi setelah itu kita semua terkejut karena VAR tidak mengecek hal ini," kata dia.
Setelah kejadian itu, pemain menjadi lebih emosi. Ia kemudian mengambil resiko dengan menaruh lebih banyak pemain di depan.
"Jadi wajar jika tim lawan mendapatkan satu atau dua transisi yang berbahaya. Kita mendapatkan banyak sepak pojok, empat belas sepak pojok berbanding nol. Kita seharusnya bisa mendapatkan lebih banyak dari lawan, sayangnya akurasinya kurang begitu bagus."
Tetapi menurutnya itu lah sepak bola, tim manapun bisa menang. Artinya, Persijap memang telah bekerja lebih keras untuk memenangkan pertandingan
"Tapi inilah sepak bola, ini menunjukkan bahwa tim manapun bisa menang atau imbang dengan siapa pun di liga. Fakta bahwa sebelum pertandingan ini mereka hanya punya satu poin dan sekarang punya dua berarti mereka sedang bekerja," ungkap dia.
Sementara pihaknya tak banyak mengubah susunan pemain. Ia tahu, banyak anak asuhnya yang baru pulih dari cedera.
"Saya tidak banyak mengganti pemain, karena beberapa pemain baru pulih dari cedera, pemain lain tidak menunjukkan performa bagus saat latihan, jadi ini adalah 11 pemain terbaik yang bisa kita turunkan. Kita selalu mencoba melakukan pergantian untuk mencoba mencetak gol," turut dia.
Ia pun memohon maaf kepada Bonek dan Bonita atas hasil pertandingan kemarin malam. Banyak pihak tentu saja kecewa, tetapi Tavares berjanji pada pertandingan selanjutnya Persebaya akan bermain jauh lebih baik.
"Saya pikir pada momen ini saya hanya ingin meminta maaf kepada para suporter kita yang datang ke sini, and apa yang bisa saya janjikan kepada mereka adalah kerja keras," pungkasnya.

















