Persebaya vs Persita, Peluang Bajul Ijo Putus Kebuntuan

Persebaya Surabaya akan berjuang lagi dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025 (pekan 21). Tim berjuluk Bajul Ijo ini akan menghadapi Persita Tangerang pada Jumat (31/1/2025) malam. Pertandingan tersebut dijadwalkan bergulir di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Ini menjadi pertandingan krusial bagi kedua kesebelasan. Itu karena Persebaya dan Persita kompak gagal menang dalam beberapa pertandingan terakhir Liga 1 2024/2025. Pertandingan ini dipastikan menjadi ajang pembuktian bagi mereka untuk memutus hasil minor masing-masing.
1. Persebaya dalam momentum paceklik
Persebaya dalam catatan buntu di Liga 1 2024/2025. Mereka telah menderita empat kekalahan berturut-turut dari Bali United, PSS Sleman, Malut United, dan Barito Putera. Rapor ini dipastikan membuat Persebaya sedang di bawah tekanan.
Meski begitu, Persebaya harus bangkit saat bersua Persita Tangerang. Itu wajib dilakukan jika mereka ingin bersaing di jalur perebutan titel juara Liga 1 2024/2025. Walau terbilang sulit, tetapi ini menjadi rintangan terjal yang harus dihadapi Persebaya sebagai salah satu tim unggulan.
"Tapi kembali, ini soal mental, kami sudah empat kali kalah beruntun. Ini jelas sangat mengecewakan dan sangat terkejut karena ini hasil yang tidak diharapkan dan kami akan terus melaju," ujar pelatih Persebaya, Paul Munster, dilansir Liga Indonesia Baru.
2. Lini penyerangan Persebaya makin tumpul
Ada banyak faktor yang menyebabkan grafik Persebaya menurun di Liga 1 2024/2025. Salah satunya penurunan kontribusi lini serang tim. Itu terbukti usai Persebaya kesulitan mencetak gol dalam 4 laga terakhir dengan catatan hanya mengemas 1 gol. Persoalan ini pun menjadi perhatian khusus pelatih Persebaya, Paul Munster, jelang melawan Persita Tangerang.
"Saya akan membuat perubahan, karena performa beberapa pemain, khususnya para pemain depan, sangat mengecewakan," ujar Paul Munster.
Catatan ketumpulan lini serang Persebaya ditengarai terjadi akibat absennya Francisco Rivera. Ketiadaan playmaker asal Meksiko ini membuat Persebaya kehilangan sosok kreatif dalam membangun skema penyerangan. Sebelumnya, Rivera sendiri absen dalam empat laga imbas cedera.
Untungnya, ada kabar baik mengenai kondisi eks bintang Madura United tersebut. Ia dikabarkan telah pulih dari cedera. Bahkan, Francisco Rivera diperkirakan bisa turun saat Persebaya menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-21 Liga 1 2024/2025.
3. Persebaya dominan dalam head to head atas Persita
Persebaya memiliki bekal positif jelang menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-21 Liga 1 2024/2025. Persebaya unggul dalam rekor head to head. Buktinya, mereka berhasil membukukan statistik 5 menang dan 2 seri dalam 7 pertemuan atas Persita di seluruh ajang.
Bahkan, pada pertemuan terbaru, Persebaya mampu menang di markas Persita. Kemenangan tersebut terjadi pada putaran pertama Liga 1 2024/2025. Kala itu, Persebaya sukses menggasak Persita dengan skor tipis 1-0. Rapor ini tak mustahil dapat meningkatkan motivasi Persebaya saat bersua Persita pada putaran kedua kompetisi.
4. Tren performa Persita menurun
Persebaya juga memiliki kesempatan positif lain. Itu karena Persita Tangerang sedang dalam grafik menurun di Liga 1 2024/2025. Dalam 2 pertandingan terakhir, kubu lawan tak pernah menang dengan catatan 1 seri dan 1 kalah.
Persita sempat keok dari Persija Jakarta 0-2 pada pekan ke-19 Liga 1 2024/2025. Kemudian, Persita imbang 1-1 saat bersua Madura United pada pertandingan terbaru, Jumat (24/1/2025). Rapor tak optimal ini dipastikan menjadi pekerjaan rumah bagi Persita jelang menghadapi Persebaya.
Persebaya Surabaya memiliki kans menang dalam pertandingan kontra Persita Tangerang pada pekan ke-21 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Akankah Persebaya menjadikan pertandingan ini sebagai pemutus puasa kemenangan mereka dalam empat pertandingan sebelumnya?