Persik Kediri Usung Misi Curi Poin Penuh Saat Bertandang ke Solo

- Persik Kediri menargetkan kemenangan penuh saat menghadapi Persis Solo di pekan ke-23 Super League, dengan persiapan matang setelah jeda pertandingan yang cukup panjang.
- Pelatih Marcos Reina Torres memanfaatkan waktu latihan untuk memperbaiki fisik, taktik, dan evaluasi tim agar tampil maksimal dalam laga tandang tersebut.
- Meskipun kehilangan Francisco Carneiro karena kartu merah, Persik tetap percaya diri karena pemain pengganti sudah siap dan memahami strategi permainan tim.
Kediri, IDN Times - Persik Kediri optimistis bisa membawa pulang 3 poin saat bertandang ke markas Persis Solo. Skuad Macan Putih dijadwalkan melakoni laga away menghadapi Persis Solo di pekan ke-23 Super League, Minggu (1/3/2026). Kemenangan menjadi target utama bagi Persik Kediri. Mereka memiliki waktu yang sangat cukup untuk mempersiapkan laga tersebut. Mereka telah melakukan sejumlah pembenahan untuk membawa pulang kemenangan di pertandingan ini.
1. Jeda pertandingan digunakan untuk melakukan pembenahan

Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres menegaskan timnya memiliki waktu persiapan yang cukup panjang untuk menghadapi pertandingan ini. Jeda pertandingan kali ini menjadi keuntungan bagi skuad Macan Putih untuk melakukan pembenahan di berbagai aspek. Ia menyebut tim memiliki banyak waktu untuk meningkatkan kondisi fisik, memperbaiki taktik, serta melakukan evaluasi menyeluruh sebelum bertolak ke Solo.
“Pekan ini lebih panjang dan kami punya banyak waktu untuk latihan. Karena pertandingan melawan Persis berlangsung hari Minggu, kami bisa memperbaiki diri, baik fisik, taktik, dan aspek lainnya,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
2. Tim tuan rumah semakin kuat dengan kehadiran pemain asing

Meski demikian, Marcos menilai Persis Solo bukan lawan yang mudah. Ia menyebut tim tuan rumah telah mengalami perubahan signifikan dibandingkan pertemuan sebelumnya, terutama dengan hadirnya sejumlah pemain asing baru. Pelatih asal Spanyol ini menyoroti kekuatan para pemain asing Persis, yang didominasi pemain asal Eropa Timur. Menurutnya, karakter pemain dari kawasan tersebut dikenal kompetitif dan tangguh dalam duel-duel fisik.
“Persis adalah tim yang sudah berubah sepenuhnya dari pertandingan terakhir karena semua pemain asingnya baru. Mereka tim yang bisa bertahan dengan baik dan juga mencoba menyerang dalam banyak situasi,kami harus mewaspadai mereka dan tetap fokus. Kami datang ke sana untuk meraih tiga poin,” tegasnya.
3. Tak khawatir dengan kehilangan Kiko di lini belakang

Sementara itu, meski harus kehilangan sosok Francisco Carneiro di lini belakang tim akibat kartu merah, namun Marcos Reina menegaskan banyak pemain yang siap mengisi posisi Kiko. Marcos tidak khawatir dan menilai bahwa pemain pengganti Kiko memiliki motivasi tinggi dan sudah memahami skema permainan tim.
“Kami tahu bahwa pemain yang akan menggantikannya akan melakukan dengan baik dan termotivasi. Mereka juga mengetahui rencana permainan dan mengetahui apa yang harus dilakukan,” pungkasnya.
















