Arema FC Yakin Siap Jamu Persebaya Lagi di Kanjuruhan

- Arema FC memastikan Stadion Kanjuruhan siap menggelar Derby Jatim melawan Persebaya dengan fokus pada pencegahan dan edukasi suporter demi mendapatkan izin dari kepolisian.
- Manajemen Arema FC menilai Aremania kini lebih dewasa dan positif pasca Tragedi Kanjuruhan, serta mengimbau agar sikap baik ini dijaga menjelang laga besar.
- Arema FC bersama Polda Jatim dan Manajemen Persebaya berkoordinasi untuk menyusun mekanisme pengamanan agar pertandingan berlangsung aman, tertib, dan bebas provokasi.
Malang, IDN Times - Arema FC akan kembali menghadapi Derby Jatim menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan pada 28 April 2026 mendatang. Laga ini krusial karena membawa kenangan Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 silam.
1. Ketua Panpel Arema FC meyakinkan kalau Kanjuruhan siap menjamu Bajol Ijo lagiS

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, Erwin Hardiyono meyakinkan jika Stadion Kanjuruhan sial menggelar laga Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya lagi. Ia menekankan bahwa aspek pencegahan dan edukasi kepada suporter menjadi kunci utama dalam mendapatkan lampu hijau dari pihak kepolisian terkait izin penyelenggaraan pertandingan dengan intensitas tinggi ini.
"Kami sangat menekankan pentingnya langkah pencegahan dan edukasi kepada suporter, karena ini krusial untuk menjaga kenyamanan dalam pertandingan terdekat, yang mana akan menjadi bahan pertimbangan utama kepolisian dalam menerbitkan izin laga Derby Jatim nanti," terangnya pada Kamis (2/4/2026).
Dampak dari upaya ini, kata dia, bukan sekadar kesuksesan penyelenggaraan, namun bisa menjadi obat penyembuh trauma yang selama ini dirasakan semua pihak setelah tragedi Kanjuruhan.
2. Manajemen Arema FC menyebut jika Aremania telah berkembang lebih positif sejak Tragedi Kanjuruhan

Sementara itu, Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid menyebut jika Aremania telah banyak belajar sejak Tragedi Kanjuruhan dan kini memiliki perilaku yang semakin positif. Oleh karena itu, ia mengimbau agar tren baik ini terus dijaga, terutama pada dua laga kandang sebelum menjamu Persebaya.
"Kami melihat Aremania saat ini sudah berada di jalur yang lebih baik dan menunjukkan kedewasaan yang luar biasa. Kami sangat berharap hal ini tidak tercoreng oleh hal-hal kecil yang tidak diinginkan di dua pertandingan sebelum melawan Persebaya. Arema FC memohon dukungan dan sinergi dari semua pihak demi kelancaran agenda ini," jelasnya.
3. Arema FC juga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menjaga kondusivitas

Munif juga mengatakan jika pihaknya telah melakukan audiensi bersama Polda Jatim dan Manajemen Persebaya pada Rabu (1/4/2026). Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan mekanisme pengamanan jelang laga krusial BRI Super League bertajuk 'Derby Jatim' antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Dalam pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan persepsi antara klub, panitia pelaksana, dan pihak kepolisian dalam menciptakan suasana pertandingan yang aman, tertib, serta mencegah segala bentuk provokasi di kalangan suporter.
"Kita berharap koordinasi berlapis yang dibangun bersama Polda Jatim dapat menjamin keamanan seluruh elemen yang terlibat. Sekaligus mengembalikan marwah sepak bola Jawa Timur yang kompetitif namun tetap mengedepankan sportivitas dan persaudaraan," pungkasnya.

















