Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Persebaya Intip Senjata Persik Jelang Derby Jatim

Persebaya Intip Senjata Persik Jelang Derby Jatim
Selebrasi kemenangan Persebaya atas Arema di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali. Dok. Persebaya.
Intinya Sih
  • Persebaya Surabaya bersiap menghadapi Persik Kediri di laga penutup Super League 2025/2026, dengan kewaspadaan tinggi terhadap permainan cepat dan transisi ofensif lawan.
  • Pelatih Bernardo Tavares menilai kekuatan Persik terletak pada kombinasi umpan pendek cepat, pergerakan dinamis pemain, serta kualitas individu yang merata antara pemain lokal dan asing.
  • Tavares meminta Bonek dan Bonita memenuhi Stadion GBT untuk memberi dukungan penuh, sambil mengingatkan tim agar tidak terlena usai kemenangan besar demi amankan posisi empat besar klasemen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Surabaya, IDN Times - Persebaya Surabaya tak mau terlena jelang laga penutup Super League 2025/2026 melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/5/2026). Meski baru saja pesta gol 7-0 atas Semen Padang FC, Bajul Ijo justru mulai mewaspadai ancaman permainan cepat Macan Putih.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares mengaku sudah mempelajari pola permainan Persik dari sejumlah pertandingan terakhir. Hasilnya, ia menilai tim asal Kediri itu punya kualitas serangan yang tak bisa dianggap remeh.

“Mereka memiliki crossing yang bagus, tetapi mereka juga memiliki transisi offensive yang baik,” ujar Tavares usai memimpin latihan di Lapangan C Stadion GBT, Rabu (20/5/2026).

Menurut Tavares, kekuatan Persik bukan hanya terletak pada umpan silang, tetapi juga kombinasi umpan pendek cepat dan pergerakan antarpemain yang dinamis. Hal itu dinilai bisa merepotkan lini pertahanan Persebaya jika pemain kehilangan fokus.

“Terkadang yang diwaspadai bukan hanya crossing, namun umpan pendek cepat dan pergerakan pemain yang berpindah-pindah,” katanya.

Pelatih asal Portugal itu juga menyoroti kualitas individu pemain Persik yang dinilai cukup merata, baik pemain asing maupun lokal. Ia bahkan mengingatkan skuadnya soal pertemuan pertama musim ini saat Persebaya ditahan imbang 1-1 di kandang Persik.

“Ingat pertandingan pertama Persebaya di sana bermain imbang 1-1 dan kami mengalami kesulitan,” ungkapnya.

Tavares pun meminta Bonek dan Bonita memenuhi Stadion GBT untuk memberi tambahan energi kepada pemain dalam laga terakhir musim ini. “Saya berharap laga ini Bonek dan Bonita datang untuk membantu tim,” ujarnya.

Laga kontra Persik menjadi duel penting bagi Persebaya untuk mengamankan posisi empat besar klasemen akhir Super League. Saat ini Bajul Ijo masih bersaing ketat di papan atas dan kemenangan menjadi harga mati jika ingin menutup musim dengan manis.

“Apabila kami menang, pasti kami akan berada di posisi empat dan saya pikir ini sangat penting bagi kami untuk menyelesaikan musim ini dengan tiga poin,” tegasnya.

Meski demikian, Tavares justru menyoroti ancaman terbesar datang dari mental pemainnya sendiri. Ia khawatir kemenangan telak atas Semen Padang membuat skuad Persebaya terlalu percaya diri dan meremehkan Persik.

“Jika kami berpikir seperti ini, kami sudah kalah duluan,” katanya.

Menurutnya, Persebaya harus tetap menghormati lawan dan menjaga fokus sepanjang pertandingan jika tidak ingin terpeleset di laga terakhir musim ini. “Kami harus fokus menghormati tim lawan dan mencoba melakukan yang terbaik,” pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest Sport Jawa Timur

See More