Jamu Bali United, Pelatih Arema FC Khawatir Cuaca Indonesia

- Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengaku persiapan tim terganggu cuaca ekstrem di Malang, namun tetap memuji semangat pemain yang terus berlatih meski diguyur hujan deras.
- Marcos menilai Bali United masih tim kuat meski belum menang dalam enam laga terakhir, dan ia mewaspadai potensi kebangkitan lawan pada pertandingan Jumat mendatang.
- Banyak pemain Arema FC cedera dan terkena akumulasi kartu, membuat pelatih harus menyiapkan beberapa opsi formasi baru untuk menghadapi Bali United.
Malang, IDN Times - Jelang laga Arema FC menghadapi Bali United pada Jumat (6/3/2026) di Stadion Kanjuruhan, cuaca di wilayah Malang Raya sedang tidak menentu. Kondisi ini membuat latihan Arema FC kerap terganggu akibat hujan deras dan berangin.
1. Pelatih Arema FC sebut persiapan Arema FC jadi rumit akibat cuaca

Pelatih Arema FC, Marcos Santos mengungkapkan jika persiapan mereka menjamu Bali United kerap terganggu akibat hujan deras yang tiba-tiba mengguyur wilayah Malang Raya. Meskipun demikian, ia mengaku kagum dengan mentalitas pemain-pemainnya yang terus berlatih meskipun di tengah guguran hujan.
"Persiapannya bagus, tetapi ada beberapa masalah dengan hujan. Kemarin hujannya sangat deras, tetapi terima kasih kepada para pemain yang berjuang dan berlatih untuk melakukan apa yang kita inginkan. Mereka melakukan apa yang mereka lakukan, tetapi mereka selalu siap membantu. Ini bagus, kita dapat melihat apa yang telah mereka dedikasikan," terangnya pada Kamis (5/3/2026).
Marcos juga melihat jika puasa tidak menganggu persiapan tim Arema FC sejauh ini. Menurutnya ini pengalaman pertamanya melatih tim di negara mayoritas muslim, tapi ia mengaku lancar-lancar saja sejauh ini.
"Kami menyadari potensi kelelahan, kami menghormati budaya, dan kami tidak akan memaksakan apa pun yang tidak dapat ditangani pemain karena kemungkinan kelelahan. Kiya sudah mengetahui proses pelatihan, tetapi pemain telah memberikan respons yang kuat kepada saya. Saya merasa senang karena ini adalah pertama kalinya saya berada di sini (Indonesia) untuk melatih, sejauh ini situasinya baik," tegasnya.
2. Arema FC mewaspadai kebangkitan Bali United

Marcos mengungkapkan jika kondisi Bali United memang tidak baik-baik saja, pasalnya 3 pertandingan terakhir berakhir imbang, ditambah 6 laga yang mereka jalani tidak pernah berakhir dengan kemenangan. Meskipun demikian, Marcos masih melihat Bali United adalah tim yang kuat. Menurutnya Laskar Tridatu masih memikirkan kualitas individu pemain yang bagus.
"Kita memang memiliki waktu istirahat lebih banyak dibandingkan Bali, tapi jita sedang menguji situasi untuk melihat kondisi pemain yang bisa bermain pada hari Jumat dan Selasa. Karena banyak hujan, lapangan menjadi berat, kelelahan dan cedera sangat terasa saat latihan karena hujan. Jadi ini tidak akan banyak berpengaruh pada pertandingan," jelasnya.
3. Pelatih Arema FC akan rombak formasi lagi karena banyak pemain yang cedera

Arema FC dalam pertandingan ini kehilangan banyak pemain akibat cedera seperti Adi Satryo, Walisson Maia, dan Betinho. Mereka juga kehilangan Matheus Blade karena akumulasi kartu kuning saat menghadapi Borneo FC. Meskipun demikian, Marcos mengatakan akan memanfaatkan setiap pemain yang ada, ia telah merencanakan banyak formasi untuk mengantisipasi badai cedera.
"Rifaí juga sudah lama absen dan Pablo baru sekarang kembali bermain. Jadi saya lihat proses dia memulihkan kondisinya, dia (Pablo) kemarin main babak kedua, menurut saya bagus. Jadi di latihan ini dia mulai berproses apakah dia mungkin bisa main mulai dari awal dari proses latihan atau tidak," pungkasnya.


















