Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mantan Kiper Timnas Indonesia Beri Sinyal Bertahan di Arema FC

Mantan Kiper Timnas Indonesia Beri Sinyal Bertahan di Arema FC
ilustrasi kiper (unsplash.com/phoedobus)
Intinya Sih
  • Adi Satryo memberi sinyal bertahan di Arema FC karena merasa nyaman tinggal di Malang, meski keputusan akhir tetap diserahkan pada manajemen klub.
  • Musim Super League 2025/2026 berjalan berat bagi Adi Satryo akibat cedera gegar otak, namun ia berhasil bangkit dan mencatat 14 laga dengan 4 cleansheet.
  • Adi Satryo menilai pelatih Marcos Santos sangat peduli pada pemain dan berperan besar dalam memulihkan kepercayaan dirinya setelah cedera panjang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Malang, IDN Times - Aremania tampaknya tidak perlu khawatir usai ditinggal penjaga gawang asal Brasil, Lucas Frigeri. Pasalnya, mantan kiper Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Adi Satryo, memberikan sinyal ingin bertahan di tim Singo Edan.

1. Adi Satryo bilang masih nyaman tinggal di Malang

Kiper Arema FC, Adi Satryo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Kiper Arema FC, Adi Satryo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Saat disinggung terkait masa depannya di tim Arema FC, Adi Satryo memberikan jawaban singkat dengan mengatakan jika ia masih nyaman tinggal di Kota Malang. Ini jadi sinyal tegas bahwa kiper asal Semarang ini akan bertahan di tim Singo Edan.

"Saya nyaman di sini (Kota Malang dan Arema FC). Tapi biar manajemen saja yang menjawab karena saya tidak punya kapasitas untuk menjawab itu (bertahan di Arema FC atau tidak)," terangnya pada Senin (1/6/2026).

2. Super League 2025/2026 jadi musim yang berat untuk Adi Satryo

Enjoy new office 💙@ayresglove.jpg
Adi Satryo saat mulai berlatih di Arema FC. (Instagram/@adistryoo)

Bagi Adi Satryo, Super League 2025/2026 bukanlah musim yang mulus bersama Arema FC. Pasalnya ia harus absen lama karena cedera gegar otak saat laga menghadapi Malut United pada 3 April 2026 lalu. Cedera ini membuat ia harus istirahat selama sebulan penuh.

"Musim ini perjalanan yang cukup panjang buat saya. Karena saya main, terus absen cedera, terus masuk lagi main lagi, terus cedera lagi. Itu tidak bagus juga untuk mental saya, tapi alhamdulillah bisa saya lewati semuanya dan bisa bangkit kembali," jelasnya.

Sepanjang musim ini, Adi telah memainkan sebanyak 14 laga bersama Arema FC. Kiper 24 tahun ini mencatatkan 4 cleansheet, dan kebobolan sebanyak 13 kali.

3. Adi Satryo mengatakan jika Marcos Santos memberikan kesan baik sepanjang musim ini

Pelatih Arema FC, Marcos Santos (kanan) dan Kiper Arema FC, Adi Satryo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Pelatih Arema FC, Marcos Santos (kanan) dan Kiper Arema FC, Adi Satryo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Lebih lanjut, Adi mengungkapkan kalau ia memiliki kesan yang baik terhadap Marcos Santos sepanjang musim ini. Menurutnya, Marcos adalah pelatih yang sangat memperhatikan pemain-pemainnya. Marcos akan selalu memastikan lara pemain telah fit sebelum pertandingan.

"Coach Marcos adalah pelatih yang baik, dia punya komunikasi yang baik. Contohnya saat sebelum match pertama saya lagi setelah cedera panjang, dia datang ke saya untuk menenangkan, membicarakan hal yang positif. Untuk lebih tenang, lebih enjoy lagi main bola di lapangan, dan itu berpengaruh juga untuk saya," pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest Sport Jawa Timur

See More