Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Persebaya Lumat PSIM di Kandangnya, Tavares Ungkap Ini

Screenshot_20260125_204343_Instagram.jpg
Penyerang baru Persebaya, Bruno Paraiba saat cetak gol. Instagram @officialpersebaya.
Intinya sih...
  • Persebaya Surabaya menang 3-0 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Sultan Agung, Bantul.
  • Gol pembuka oleh Gali Freitas, disusul gol Bruno Paraiba dan Rachmat Irianto.
  • Pelatih Bernardo Tavares mengakui kesulitan di babak pertama, namun tim tampil lebih baik di babak kedua.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Persebaya Surabaya sukses meraih poin penuh dalam laga tandang melawan PSIM Yogyakarta setelah menang telak 3-0 di Stadion Gelora Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026). Kemenangan ini menjadi modal penting Green Force pada putaran kedua Super League 2025/2026.

Meski tampil sebagai tim tamu, Persebaya mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Anak asuh Bernardo Tavares sempat mendapat tekanan di awal babak pertama, namun tetap tampil rapi dan disiplin dalam bertahan maupun membangun serangan.

Gol pembuka Persebaya tercipta pada menit ke-34 melalui Gali Freitas. Berawal dari umpan pendek Bruno Moreira di dalam kotak penalti, Gali melepaskan sepakan keras yang gagal dibendung kiper PSIM, Cahya Supriadi. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, meski PSIM beberapa kali mencoba menekan lewat tembakan jarak jauh.

Memasuki babak kedua, Persebaya tidak menurunkan intensitas permainan. Tim tamu justru tampil lebih agresif dengan terus menekan pertahanan PSIM.

Hasilnya, keunggulan Persebaya bertambah pada menit ke-73 lewat gol Bruno Paraiba. Pemain anyar Persebaya itu mencetak gol debutnya setelah menyambar umpan lambung Jefferson Silva dengan tendangan keras.

Unggul dua gol membuat Persebaya bermain semakin percaya diri. Sejumlah peluang tercipta melalui Francisco Rivera dan Malik Risaldi yang aktif menusuk pertahanan PSIM. Gol ketiga Persebaya akhirnya tercipta pada menit ke-83.

Rachmat Irianto, yang masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Toni Firmansyah, melakukan solo run dari lini tengah sebelum melepaskan tembakan keras ke gawang PSIM. Bola gagal diantisipasi Cahya Supriadi dan mengubah skor menjadi 3-0.

Di sisa waktu pertandingan, Persebaya tetap menekan, sementara lini belakang yang dikomandoi Risto Mitrevski tampil solid menghalau setiap upaya serangan PSIM. Hingga wasit Thoriq Alkatiri meniup peluit panjang, skor 3-0 untuk kemenangan Persebaya tidak berubah.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengakui timnya sempat mengalami kesulitan di babak pertama, terutama dalam menjaga ruang permainan lawan. Namun, ia menilai perubahan di babak kedua menjadi kunci kemenangan.

“Pada babak pertama kami memberikan terlalu banyak ruang dan mereka bisa menembak dari luar kotak. Di ruang ganti kami berbicara dan para pemain mengerti apa yang harus diperbaiki,” ujar Tavares.

Menurutnya, Persebaya tampil jauh lebih baik di babak kedua dan pantas meraih kemenangan. Ia juga menilai skor bisa saja lebih besar jika sejumlah peluang berhasil dimaksimalkan.

“Kami mencetak tiga gol, tetapi sebenarnya masih punya banyak peluang. Saya senang dengan performa pemain, tapi kami harus tetap berhati-hati. Saat menang, tidak semuanya bagus, dan saat kalah, tidak semuanya buruk,” katanya.

Tavares turut mengapresiasi debut Bruno Paraiba yang langsung mencetak gol. Meski demikian, ia menegaskan semua pemain memiliki peran penting dalam tim.

“Bagi saya semua pemain penting, bukan hanya yang mencetak gol. Bruno baru pertama kali bermain dan belum 100 persen secara fisik. Kami masih punya beberapa masalah fisik dan berharap kondisi tim bisa lebih baik ke depan,” pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest Sport Jawa Timur

See More

Persebaya Lumat PSIM di Kandangnya, Tavares Ungkap Ini

25 Jan 2026, 20:53 WIBSport