Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

2 Kali Jadi Pahlawan, Ini Alasan Ian Puleio Ditendang dari Arema FC

IMG-20260118-WA0007.jpg
Winger Arema FC, Ian Puleio. (Dok. Media Officer Arema FC)
Intinya sih...
  • Pelatih Arema FC tidak menginginkan Ian Puleio lagi meskipun ia 2 kali menjadi pahlawan tim.
  • Manajemen Arema FC mendiskualifikasi Ian Puleio karena performanya yang dianggap kurang maksimal.
  • General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Ian Puleio dan mendoakan kesuksesan bagi karier profesionalnya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang, IDN Times - Ian Puleio menjadi pemain asing ketiga Arema FC yang hengkang sebelum kompetisi Super League 2025/2026 berakhir. Sebelumnya Arema FC telah melepas Paulinho Moccelin dan Yann Motta. Kepergian Ian ini cukup mengejutkan, pasalnya ia 2 kali menjadi pahlawan Singo Edan.

1. Meskipun sudah 2 kali menyelamatkan muka Arema FC, tapi pelatih Arema FC disebut tidak menginginkan Ian Puleio lagi

IMG-20260118-WA0002.jpg
Winger Arema FC, Ian Puleio. (Dok. Media Officer Arema FC)

Ian Puleio sebenarnya mulai menunjukan kontribusinya di tim Arema FC, ia bahkan 2 kali menyelamatkan Singo Edan dari kekalahan. Pertama, gol semata wayangnya menyelamatkan Arema FC dari kekalahan atas Malut United pada 29 November 2025 sehingga skor berakhir 1-1. Kedua pada saat pertandingan terakhir Arema FC saat menjamu Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan pada 11 Januari 2026, Ian Puleio jadi satu-satunya pemain Arema FC yang mencetak gol sehingga mereka bisa menang dengan skor 2-1.

Meskipun dengan kontribusi ini, tampaknya tidak cukup meyakinkan Marcos Santos untuk mempertanyakan sang pemain. "Saya sebenarnya masih ingin bertahan di sini, tapi pelatih tidak menginginkan saya," ucap Ian usai berpamitan dengan tim.

2. Manajemen Arema FC mengkonfirmasi jika alasannya perginya Ian Puleio karena performa

IMG-20260118-WA0003.jpg
Winger Arema FC, Ian Puleio. (Dok. Media Officer Arema FC)

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi mengungkapkan jika performa Ian Puleio selama separuh musim ini memang diakui membuat ia tersingkir dari tim. Ia telah 15 kali memperkuat Arema FC, tapi hanya berkontribusi dengan mencetak 2 gol dan 1 assist. Kemudian kehadiran Gabriel Silva membuat ia tidak memiliki tempat lagi sebagai winger klub berlogo singa ini.

"Sepanjang separuh musim ini, kontribusi Ian dianggap kurang maksimal. Sehingga setelah melalui evaluasi pada putaran pertama, kami merasa perlu menambah kekuatan di sektor winger," jelasnya.

Yusrinal menegaskan kalau keputusan ini merupakan bagian dari langkah strategis klub dalam melakukan evaluasi menyeluruh guna mempersiapkan skuad yang lebih kompetitif untuk menghadapi putaran kedua Super League 2025/2026.

3. Yusrinal berterima kasih pada Ian Puleio atas kerja kerasnya

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Lebih lanjut, Yusrinal menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah diberikan oleh Ian Puleio selama menjadi bagian dari tim. Arema FC mendoakan yang terbaik bagi Ian Puleio dalam melanjutkan perjalanan karier profesionalnya dan berharap sang pemain dapat meraih kesuksesan bersama klub barunya.

"Manajemen Arema FC mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan dedikasi Ian Puleio selama membela Arema FC. Setelah melalui komunikasi dan pertimbangan bersama, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kontrak demi kebaikan bersama," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest Sport Jawa Timur

See More

Apes, Arema FC Kehilangan Bek Asing Utamanya Hingga Akhir Musim

18 Jan 2026, 17:38 WIBSport