Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tavares Profesional Hadapi Eks Klub, Persebaya Tetap Bidik 3 Poin

Tavares Profesional Hadapi Eks Klub, Persebaya Tetap Bidik 3 Poin
Pelatih kepala Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, saat memimpin sesi latihan timnya di Stadion Gelora Bung Tomo Persebaya pada 24 Februari 2026. (Dok. Ofisial Persebaya Surabaya)
Intinya Sih
  • Bernardo Tavares, pelatih Persebaya, akan menghadapi mantan klubnya PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026.
  • Tavares menegaskan profesionalitasnya dan fokus membawa Persebaya meraih tiga poin meski timnya tidak dalam kondisi ideal karena cedera dan akumulasi kartu.
  • PSM datang dengan waktu persiapan lebih panjang, sementara Persebaya berupaya bangkit dari hasil buruk sebelumnya dengan strategi baru dan semangat penuh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - Aroma tensi dan sentuhan nostalgia menyelimuti Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) jelang pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026. Persebaya Surabaya akan menjamu PSM Makassar, (25/2/2026), dalam laga yang bukan sekadar adu taktik, tetapi juga adu profesionalisme.

Di balik pertandingan ini, ada gejolak emosional. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, pernah menukangi PSM selama tiga setengah tahun. Bahkan, Tavares juga pernah membawa PSM juara. Namun, jelang duel panas tersebut, pelatih asal Portugal itu memilih menanggalkan romantisme masa lalu.

“Kita akan bermain dengan tim yang bagus. Mereka punya pemain-pemain yang bagus dan memiliki satu hari lebih banyak untuk persiapan. Tapi kami berharap pemain yang ada bisa membantu tim dan memberikan yang terbaik,” ujarnya dalam konferensi pers.

PSM memang datang dengan modal waktu persiapan lebih panjang. Situasi itu membuat Tavares sadar betul ancaman yang mengintai Bajol Ijo. Apalagi secara kualitas, Juku Eja dikenal solid dengan karakter permainan disiplin dan efektif.

Di sisi lain, Persebaya baru saja melalui pekan yang pahit. Hasil pertandingan terakhir belum sesuai ekspektasi. Namun, Tavares tak ingin timnya terjebak dalam kekecewaan. “Pertandingan terakhir hasilnya tidak terlalu bagus. Kita harus belajar dari hal-hal yang buruk yang kami lakukan, tapi juga tetap mempertahankan hal-hal bagus yang sudah ada,” tegasnya.

Secara head to head, duel dua tim besar ini selalu berlangsung ketat. Dari 13 pertemuan, Persebaya mengantongi lima kemenangan, tiga kali imbang, dan lima kali kalah. Tavares memastikan profesionalitas itu akan ia jaga penuh. Satu tujuan untuk kemenangan.

“Sekarang saya profesional. Saya di Persebaya. Saat pertandingan dimulai, saya akan profesional 200 persen dan mencoba melakukan yang terbaik untuk tim kami,” tegasnya.

Persebaya sendiri tidak dalam kondisi ideal. Beberapa pemain harus menepi akibat akumulasi kartu dan cedera. Namun, alih-alih mengeluh, Tavares melihatnya sebagai peluang. “Kita punya pemain yang sedikit karena kartu dan cedera. Tapi ini kesempatan untuk membuat permainan yang baru. Minggu ini kami tidak punya banyak waktu, fokus kami recovery dan analisis lawan. Kami harus fokus 100 persen untuk mengambil tiga poin,” pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah
Follow Us

Latest Sport Jawa Timur

See More