Pelatih Arema FC Beberkan Alasan Timnya Dibantai Borneo FC

Malang, IDN Times - Rekor positif Arema FC di putaran kedua Super League 2025/2026 harus terhenti di Stadion Segiri di tangan Borneo FC pada Kamis (26/2/2026) malam. Pasalnya Singo Edan harus dibantai tuan rumah dengan skor 3-1 oleh gol Caxambu dan 2 gol Juan Villa, sementara Arema FC hanya bisa mempersempit selisih gol lewat Dalberto Luan Bello.
1. Pelatih Arema FC sebut timnya terlalu terburu-buru di babak pertama

Pelatih Arema FC, Marcos Santos mengungkapkan jika timnya sudah kalah sejak menit 27 usai gol kedua Borneo FC lewat kaki Juan Villa. Singo Edan semakin tenggelam setelah Pesut Etam mengakhiri babak pertama dengan 3 gol tanpa balas.
Memasuki babak kedua, Marcos mengungkapkan jika timnya sebenarnya menguasai jalannya pertandingan. Tapi selisih 3 gol gagal dikejar meskipun Arema FC mendapatkan banyak peluang. Singo Edan hanya mampu mencetak 1 gol lewat kaki Dalberto Luan Bello.
"Pas ketinggalan 3 gol, babak kedua kita mendominasi tapi sudah sulit karena kalah 3 gol. Kita mungkin terlalu cepat ingin cetak gol di babak pertama," terangnya pada Jumat (27/2/2026).
2. Meski kalah, Marcos Santos bersyukur atas debut Pablo Oliveira

Meskipun kalah, Marcos mengucapkan terima kasih pada pemain-pemainnya yang telah berjuang keras dalam laga ini. Terutama pada Pablo Oliveira yang akhirnya kembali ke lapangan hijau usai cedera panjang.
"Saya mau terima kasih pada semua pemain. Termasuk pada Pablo, karena dia bermain bagus meskipun setahun tidak bermain. Karena sebelumnya cedera parah di lutut, sekarang dia bisa gabung dengan kami lagi dan bantu Arema kedepannya," ujarnya.
Marcos mengatakan jika ia akan membalas kekalahan ini di laga Arema FC selanjutnya. Singo Edan memanh akan menjalani laga kandang pada Jumat (6/3/2026) menghadapi Bali United.
3. Pablo Oliveira sedih debutnya berakhir dengan kekalahan

Pablo Oliveira akhirnya kembali ke lapangan hijau usai masuk di menit 62 mengganti Walisson Maia. Sayangnya, debut pria 30 tahun asal Brasil ini tidak mampu mengubah hasil pertandingan.
"Arema babak pertama kalah jauh, tapi babak kedua sudah sedikit bangkit. Tapi babak pertama sudah kebobolan 3 gol, dan babak kedua hanya bisa membuat 1 gol," pungkasnya.
















