Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Lunturnya Pemain-pemain Asli Malang di Skuad Arema FC

ilustrasi sepak bola (unsplash.com/Souza Sergio)
ilustrasi sepak bola (unsplash.com/Souza Sergio)
Intinya sih...
  • Meredupnya pemain-pemain asli Malang di Arema FC
  • Marcos Santos tidak membedakan pemain lokal dan asing
  • Marcos Santos mengultimatum pemain-pemain asli Malang
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang, IDN Times - Berakhirnya putaran pertama Super League 2025/2026 memberikan catatan tersendiri untuk Arema FC, terutama performa di kandang yang kurang memuaskan. Tapi ada satu lagi yang jadi perhatian, yaitu kurangnya menit bermain untuk pemain-pemain asli Malang.

1. Meredupnya pemain-pemain asli Malang di Arema FC

Legend Arema, Ahmad Bustomi (kiri) dan Arif Suyono (kanan). (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Legend Arema, Ahmad Bustomi (kiri) dan Arif Suyono (kanan). (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Singo Edan sejak dulu memang dikenal sebagai tim yang sering mengorbitkan pemain-pemain potensial asli Malang. Contohnya nama-nama seperti Arif Suyono, Hermawan, Beny Wahyudi, Achmad Bustomi, hingga Kushedya Hari Yudo. Tapi tampaknya budaya mengorbitkan pemain-pemain asli Malang.

Bahkan di tangan Marcos Santos kini, lebih banyak pemain asal Brasil di starting eleven Arema FC dibandingkan pemain lokal, apalagi pemain asli Malang. Di pertandingan terakhir Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada Minggu (11/1/2026) menghadapi Persik Kediri, hanya ada 3 nama pemain asli Malang yang nasibnya sama-sama hanya jadi pelapis, mereka adalah Dedik Setiawan, Dendi Santoso, dan Jayus Haryono.

2. Marcos Santos mengaku tidak membedakan mana pemain lokal dan mana pemain asing

20260111_180735.jpg
Pelatih Arema FC, Marcos Santos. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Pelatih Arema FC, Marcos Santos menegaskan jika ia tidak membeda-bedakan mana pemain lokal dan mana pemain asing. Pelatih asal Brasil ini menegaskan jika setiap pemain yang dipilih adalah yang paling siap ditampilkan saat pertandingan. Menurutnya target mereka jelas, memenangkan pertandingan untuk membuat Aremania bahagia.

"Semua tim besar pasti memiliki pemain asli daerahnya, baik itu PSG maupun Barcelona. Pemain kita juga sama ada yang lokal maupun dari luar, yang pasti mereka harus membawa kebahagiaan untuk Aremania," tegasnya saat dikonfirmasi pada Kamis (15/1/2026).

3. Marcos Santos mengultimatum pemain-pemain asli Malang

Muhammad Rafli (instagram.com/aremafcofficial)
Muhammad Rafli (instagram.com/aremafcofficial)

Meskipun demikian, Marcos mengultimatum para pemain asli Malang agar bekerja lebih keras agar tetap masuk dalam skemanya. Mereka tidak akan dianak emaskan hanya karena berstatus putra daerah, ini terbukti dengan Muhammad Rafli yang nasibnya kini dipinjamkan ke tim Liga 2 yaitu Deltras FC.

"Semua pemain sama, mereka harus bekerja keras untuk Aremania. Karena kita ingin sama-sama mengangkat tim ini," pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah
Follow Us

Latest Sport Jawa Timur

See More

Perkuat Lini Tengah, Persik Kediri Rekrut Pemain Eks Arsenal

15 Jan 2026, 18:53 WIBSport