Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Starting XI Persebaya Vs Kendal Tornado FC dalam ileague cup di Stadion Sriwedari, Solo. Instagram @officialpersebaya.
  • Persebaya kalah 2-3 dari klub Liga 2 Kendal Tornado FC pada laga Grup G I.League Cup 2026/2027, meski sempat membalikkan skor menjadi 2-1.

  • Bernardo Tavares menilai transisi bertahan, keputusan saat kehilangan bola, pelanggaran, dan fokus menghadapi umpan silang menjadi kesalahan yang dimanfaatkan lawan.

  • Jadwal padat mendorong rotasi pemain; Persebaya akan memulihkan fisik serta mengevaluasi kesalahan lewat analisis video menjelang pertandingan berikutnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
18 Oktober

Persebaya menjalani pertandingan dalam rangkaian jadwal padat.

22 Oktober

Persebaya kembali bermain dalam jadwal pertandingan yang rapat.

26 Oktober

Persebaya menjalani laga berikutnya sebelum I.League Cup.

30 Oktober

Persebaya bermain lagi menjelang pertandingan melawan Kendal Tornado FC.

3 November 2026

Persebaya kalah 2-3 dari Kendal Tornado FC pada laga Grup G I.League Cup di Stadion Sriwedari. Tim sempat berbalik unggul 2-1, tetapi gagal mempertahankannya.

7 November

Persebaya dijadwalkan melakoni pertandingan berikutnya.

kini

Persebaya mengalihkan fokus untuk memulihkan kondisi fisik dan mengevaluasi kesalahan melalui analisis video.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Persebaya Surabaya kalah 2-3 dari Kendal Tornado FC pada laga Grup G I.League Cup 2026/2027, setelah sempat membalikkan skor dari 0-1 menjadi unggul 2-1.
  • Who?
    Persebaya Surabaya, Kendal Tornado FC, pelatih Persebaya Bernardo Tavares, serta penjaga gawang Persebaya Ernando Ari terlibat dalam pertandingan tersebut.
  • Where?
    Pertandingan berlangsung di Stadion Sriwedari, saat Kendal Tornado FC bertindak sebagai tuan rumah.
  • When?
    Laga Grup G I.League Cup 2026/2027 dimainkan pada Selasa, 3 November 2026.
  • Why?
    Persebaya gagal mempertahankan keunggulan karena transisi bertahan dan pengambilan keputusan saat kehilangan bola dinilai lemah, sementara sejumlah peluang babak kedua tidak menjadi gol.
  • How?
    Persebaya kebobolan lebih dahulu, lalu berbalik unggul 2-1. Kendal Tornado menyamakan skor melalui situasi pelanggaran dan mencetak gol ketiga setelah kesalahan operan dalam transisi Persebaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Persebaya kalah 2-3 dari Kendal Tornado di I.League Cup. Persebaya sempat tertinggal, lalu unggul 2-1. Tapi mereka membuat kesalahan dan Kendal Tornado mencetak gol lagi. Pelatih Bernardo Tavares bilang timnya harus belajar. Kiper Ernando Ari juga sedih. Sekarang mereka akan istirahat dan melihat kesalahan sebelum main lagi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di balik hasil yang mengecewakan, pertandingan ini memberi Persebaya ruang nyata untuk menguji pemain yang minim menit bermain dalam situasi kompetitif. Respons tim hingga sempat berbalik unggul, sikap kerja keras para pemain, serta kesediaan pelatih mengambil tanggung jawab menunjukkan adanya bahan evaluasi yang jelas untuk memperbaiki keseimbangan permainan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Persebaya Surabaya mengawali perjalanan di I.League Cup 2026/2027 dengan hasil pahit. Sempat membalikkan keadaan dari tertinggal 0-1 menjadi unggul 2-1, Bajul Ijo justru kehilangan momentum dan akhirnya dipermalukan tuan rumah Kendal Tornado FC yang merupakan kontestan Liga 2, dengan skor 2-3.

Kekalahan dramatis itu terjadi dalam pertandingan Grup G di Stadion Sriwedari, Selasa (3/11/2026). Hasil ini menjadi tamparan bagi Persebaya yang gagal mempertahankan keunggulan meski sempat berada di atas angin.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares mengakui timnya melakukan sejumlah kesalahan yang berhasil dimanfaatkan Kendal Tornado. Ia secara khusus menyoroti lemahnya transisi bertahan dan buruknya pengambilan keputusan pemain ketika kehilangan bola.

Tavares bilang, Persebaya sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang, terutama pada babak kedua. Namun, peluang tersebut gagal dimaksimalkan menjadi gol tambahan.

"Saya ingat di babak kedua, dua peluang pertama didapat oleh Sananta dan Toni yang seharusnya bisa menjadi gol, tetapi kami tidak mencetak gol. Dalam sepak bola, yang menang adalah yang mencetak gol," kata Tavares.

Pelatih asal Portugal itu menyebut Persebaya sempat menunjukkan respons positif setelah kebobolan lebih dulu. Timnya bahkan berhasil berbalik unggul 2-1. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan.

Persebaya kemudian melakukan pelanggaran yang berujung gol penyama kedudukan. Kesalahan operan saat melakukan transisi dari situasi menyerang ke bertahan juga menjadi awal terciptanya gol ketiga Kendal Tornado.

Tavares menilai kesalahan-kesalahan tersebut seharusnya bisa dihindari apabila para pemain lebih disiplin menjaga keseimbangan permainan. "Saya ingat bagaimana mereka mencetak gol dari umpan silang ke tiang jauh, fokus pemain kami hanya tertuju pada bola, padahal kami perlu melakukan pemindaian (scan) bertahan untuk mengamati pergerakan lawan," katanya.

Ia juga menyoroti kondisi kebugaran pemain di tengah jadwal pertandingan yang cukup rapat. Persebaya tercatat bermain pada 18, 22, 26, dan 30 Oktober, sebelum kembali bertanding pada 3 November. Mereka dijadwalkan melakoni laga berikutnya pada 7 November.

Padatnya jadwal membuat Tavares melakukan rotasi dengan memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain yang minim menit bermain. Menurutnya, I.League Cup menjadi ajang penting untuk melihat kemampuan seluruh pemain dalam situasi pertandingan kompetitif. "Kompetisi ini bagus karena memungkinkan kami memberikan menit bermain untuk semua pemain. Hari ini kami memberikan kesempatan kepada beberapa pemain yang belum memiliki menit bermain," katanya.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Tavares mengaku tetap menemukan sisi positif dari pertandingan tersebut. Ia senang dengan sikap dan usaha para pemain, terutama mereka yang selama ini belum banyak mendapatkan kesempatan bermain.

Ia juga menegaskan bahwa kesalahan pemain di lapangan tetap menjadi tanggung jawab pelatih. "Kesalahan-kesalahan yang dibuat pemain selalu menjadi tanggung jawab pelatih," tegasnya.

Kekecewaan juga dirasakan Ernando Ari. Penjaga gawang Persebaya itu mengakui tim datang ke markas Kendal Tornado dengan target meraih hasil lebih baik, bukan membawa pulang kekalahan.

Ernando menyebut kekalahan tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar kesalahan serupa tidak terulang dalam pertandingan berikutnya. "Pastinya kecewa karena kita datang bukan untuk menerima kekalahan ini. Apa yang disampaikan Coach tadi, kalau kita melakukan kesalahan pasti akan ada hukumannya," ujar Ernando.

Ia berharap seluruh pemain bisa mengambil pelajaran dari hasil tersebut dan memperbaiki performa secara bertahap. "Jadi, kita bisa jadikan ini di ajang ini pembelajaran buat nanti di kemudian hari. Kita akan tingkatkan setiap pertandingan untuk memperbaiki apa pun kesalahan untuk menjadi tim lebih kuat lagi," tambahnya.

Kini Persebaya harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya. Tavares meminta para pemain memulihkan kondisi fisik sekaligus mengevaluasi kesalahan melalui analisis video secara individual dan bersama tim.

Curated For You

Editorial Team

Related Article