Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kembali Kalah di Laga Away, Mental Pemain Arema FC Tak Bagus

Kota Malang
Kembali Kalah di Laga Away, Mental Pemain Arema FC Tak Bagus
Jaimerson Xavier berduel dengan pemain Arema FC, Jayus Hariono di Stadion Kanjuruhan, Jumat (8/11/2019). IDN Times/ Alfi Ramadana
Share Article

Malang, IDN Times - Rekor buruk dalam laga away tampaknya masih tak mau beranjak dari Arema FC. Hal itu terjadi usai tim Singo Edan tumbang atas tuan rumah Persib Bandung dengan skor telak 3-0 di Stadion Jalak Harupat, Selasa (12/11). Kekalahan itu membuat Arema FC belum merasakan kemenangan away pada putaran kedua Liga 1. 

  1. 1. Lebih buruk dari musim lalu

    Laga Arema FC kontra Persib Bandung digelar malam hari di Stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu. IDN Times/ Alfi Ramadana
    Laga Arema FC kontra Persib Bandung digelar malam hari di Stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu. IDN Times/ Alfi Ramadana

    Saat ini, Arema FC masih menyisakan tujuh pertandinhan dengan rincian 4 laga away dan 3 laga home. Jika kembali gagal mendapat kemenangan di kandang lawan, maka tim Singo Edan mencatatkan hasil lebih buruk ketimbang musim sebelumnya. Pada musim lalu, Arema FC masih mampu mencatatkan tiga kemenangan di laga away.

    Sementara musim ini hingga pekan 27, Arema FC baru mampu memperoleh satu kemenangan saja. Namun, sisi positifnya Arema FC mampu membukukan hasil lebih baik di kandang. Dari 14 laga home yang sudah dilalui, tim Singo Edan sukses mengamankan 11 kemenangan, dua seri dan sekali kalah. 

  2. 2. Kerap diganggu pemain cedera

    Pemain sayap Arema FC, Nasir saat menghadapi Semen Padang. Di sisa kompetisi, laga home Arema FC dipastikan digelar sore hari
    Pemain sayap Arema FC, Nasir saat menghadapi Semen Padang. Di sisa kompetisi, laga home Arema FC dipastikan digelar sore hari

    Inkonsistensi Arema FC musim ini dipicu oleh beberapa hal. Salah satunya adalah badai cedera. Nyaris setiap pertandingan selalu ada pemain Arema FC yang absen. Sehingga hal itu membuat performa tim Singo Edan tak konsisten. Termasuk saat menghadapi Persib Bandung. Setidaknya tujuh pemain utama Arema FC absen pada laga tersebut mulai dari cedera, akumulasi kartu hingga membela timnas Indonesia. 

    "Kehilangan sejumlah pemain kunci memang menyulitkan. Kami tak bisa bermain sebagaimana mestinya," ucap pelatih Arema FC, Milomir Seslija usai laga kontra Persib Bandung. 

  3. 3. Terganggu faktor non teknis

    Pelatih Arema FC, Milomir Seslija usai pertandingan kontra Semen Padang di Stadion Kanjuruhan, Senin (28/10/2019). IDN Times/ Alfi Ramadana
    Pelatih Arema FC, Milomir Seslija usai pertandingan kontra Semen Padang di Stadion Kanjuruhan, Senin (28/10/2019). IDN Times/ Alfi Ramadana

    Selain banyaknya pemain cedera, gaktor non teknis juga kerap membuat Arema FC gagal meraih poin di laga away. Seperti saat menghadapi Persib Bandung, Milo sedikit mengeluhkan kinerja wasit. Ia menilai wasit gagal menunjukkan kepemimpinan terbaiknya. Pasalnya beberapa pemain Arema FC harus mendapat perawatan. 

    "Sebenarnya ini tidak bisa jadi alasan. Tetapi wasit memang tidak memimpin pertandingan dengan baik," sambungnya. 

  4. 4. Masih ada peluang perbaiki catatan

    Pemain Arema FC dan Semen Padang bersiap menyambut sepak pojok dalam pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Senin (28/10/2019). IDN Times/ Alfi Ramadana
    Pemain Arema FC dan Semen Padang bersiap menyambut sepak pojok dalam pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Senin (28/10/2019). IDN Times/ Alfi Ramadana

    Meskipun kerap tampil inkonsisten, tetapi Arema FC masih memiliki peluang meraih hasil lebih baik. Pasalnya masih ada empat laga away yang bisa dimaksimalkan pleh tim Singo Edan. Arema FC masih harus menghadapi Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya, Barito Putera dan PSIS Semarang.  Tentunya masih terbuka bagi Arema FC untuk bisa memperbaiki catatan di laga away. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More