Malang, IDN Times - Arema FC mendapatkan hasil memalukan saat bertandang ke Stadion Patriot Candrabhaga pada Rabu (21/10/2026) malam. Mereka dibantai oleh Persija Jakarta dengan skor 5-1 lewat 2 gol dari Alexander Jeremejeff, 1 gol Stjepan Lončar, Victor Dethan, dan Ivan Mamut. Sementara Singo Edan hanya mampu memperkecil kedudukan lewat gol tunggal Gabriel Silva.
Dibantai Persija, Pelatih Arema Sebut Masalah Mental

Take a Deeper Read
1. Pelatih Arema sebut timnya memiliki masalah mental
Pelatih Arema FC, Marcos Santos mengungkapkan kalau ini adalah pertandingan yang sangat berat dan sebenarnya sudah mengantisipasi hal tersebut. Di babak pertama, organisasi permainan dan komitmen para pemain Arema FC sebenarnya cukup baik. Namun, saat Singo Edan berupaya bangkit dan mengejar ketertinggalan, Persija tampil sangat efisien hingga berhasil mencetak 5 gol.
"Dalam 4 pertandingan terakhir, performa kami belum sesuai harapan. Masalah utamanya ada pada aspek mental. Kami harus segera memulihkan kondisi mental para pemain. Meskipun jadwal dan dinamika persaingan di papan klasemen cukup berat, hal itu tidak bisa dijadikan alasan. Kami harus mengembalikan karakter bermain yang pantas didapatkan oleh tim dan suporter," terangnya.
Meskipun demikian, Marcos Santos ingin melihat kekalahan ini dari sudut pandang berbeda. Menurutnya para pemain sudah bermain bagus di babak pertama. Apalagi kompetisi Super League 2026/2027 masih di tahap awal, sehingga masih ada waktu dan ruang bagi mereka untuk terus berbenah.
2. Marcos Santos minta maaf pada Aremania yang datang ke stadion
Tidak hanya Jak Mania saja yang datang ke Stadion Patriot Candrabhaga dalam laga tersebut, Aremania juga jauh-jauh datang untuk mendukung. Tapi mereka justru disuguhi pembantaian tim kesayangannya di depan mata. Oleh karena itu, Marcos sangat meminta maaf atas hasil memalukan ini.
"Arema adalah tim besar dengan basis suporter yang sangat besar dan kritis. Kami tentu sangat sedih dan kecewa tidak bisa memberikan hasil positif. Kebobolan 5 gol sangat menyakitkan bagi seluruh tim di ruang ganti maupun bagi suporter," tegasnya.
3. Walisson Maia merasa sangat frustasi dengan hasil ini
Bek Arema FC, Walisson Maia mengakui sangat frustasi dengan hasil ini. Pasalnya kualitas permainan kedua tim seperti bumi dan langit. Setiap kali Singo Edan mencoba inisiatif serangan, justru berakhir gol untuk Persija Jakarta. Ia mengaku tidak ingin membuat alasan apapun atas kekalahan ini, menurutnya selanjutnya adalah menjaga fokus, mengevaluasi diri, dan bangkit di pertandingan berikutnya.
"Kami sangat sedih karena ingin mempersembahkan kemenangan bagi suporter yang sudah jauh-jauh datang mendukung. Kami memohon maaf dan harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan kandang berikutnya," pungkasnya.
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- Arema Vs Persija, Duel 2 Tim yang Baru Terjungkal21 Oct 2026, 11:47 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB