Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Arema FC Kalah Telak, Joel Cornelli Sesalkan Bek Biarkan Gol Ketiga

Arema FC saat dijamu PSS Sleman di Stadion Manahan Solo. (Dok. Media Officer Arema FC)
Arema FC saat dijamu PSS Sleman di Stadion Manahan Solo. (Dok. Media Officer Arema FC)

Malang, IDN Times - Arema FC gagal memperpanjang tren kemenangan saat melawan PSS Sleman pada Jumat (20/9/2024) di Stadion Manahan Solo. Arema dihajar dengan skor 3-1 lewat gol Phil Ofosu-Ayeh, dan 2 gol Hokky Caraka, sementara 1 gol Arema FC dicetak Charles Lokolingoy melalui titik putih.

PSS Sleman justru bisa mencatatkan kemenangan pertama di Liga 1 Musim 2024/2025. Skuad Elang Jawa berhasil naik 1 peringkat ke peringkat 17, sementara Singo Edan turun 1 peringkat ke posisi 14.

1. Joel Cornelli sayangkan bek Arema FC biarkan lawan mencetak gol ketiga

Arema FC saat dijamu PSS Sleman di Stadion Manahan Solo. (Dok. Media Officer Arema FC)
Arema FC saat dijamu PSS Sleman di Stadion Manahan Solo. (Dok. Media Officer Arema FC)

Kekalahan ini menjadi kekalahan paling telak bagi Singo Edan musim ini. Eksperimen Pelelatih Arema FC, Joel Cornelli untuk memasangkan Thales Lira dengan Muhammad Anwar Rifai tidak berjalan baik. Pada babak pertama mereka kecolongan 2 gol, tapi pada babak kedua mereka berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit 53. 

"Di babak kedua saya mencoba untuk mengganti strategi. Saya memasukkan Julian Guevara dan beberapa pemain depan seperti Salim, Dedik, dan Tito. Tapi Sleman berhasil cetak gol ketiga, sehingga membuat situasi semakin sulit," terangnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (21/9/2024).

Setelah mencetak gol ketiga hanya semenit setelah gol Lokolingoy, PSS Sleman langsung bermain pragmatis. Membuat peluang Singo Edan mencetak gol semakin sulit, dan laga berakhir dengan skor 3-1 untuk keunggulan tuan rumah.

2. Arema FC dinilai terlalu bergantung pada pemain asing

Arema FC saat dijamu PSS Sleman di Stadion Manahan Solo. (Dok. Media Officer Arema FC)
Arema FC saat dijamu PSS Sleman di Stadion Manahan Solo. (Dok. Media Officer Arema FC)

Kekalahan ini semakin menunjukkan bahwa permainan Arema FC bergantung pada para pemain asing. Pasalnya saat para pemain asing bermain buruk, otomatis permainan tim jadi melempem. Ini terbukti dari mereka hanya mencetak 3 gol sepanjang musim ini, dan ketiganya hanya dicetak Dalberto Luan Bello dan Charles Lokolingoy. 

"Jadi sistem dari Piala Presiden waktu kita bisa juara diterapkan di liga, semua pemain Arema baik pemain lokal maupun pemain asing semua sama. Tadi kalau tim sudah situasi bagus, saya bilang sulit untuk ganti pemain. Dari situ mungkin kedepannya bisa lebih siap semua bisa main," jelasnya.

Joel mengatakan jika ia sudah mencoba segala cara untuk mengotak-atik strategi melawan PSS Sleman. Tapi menurutnya Singo Edan hanya sial sehingga gagal mencetak gol, pasalnya mereka juga menguasai permainan meskipun bermain di kandang lawan.

3. Hokky Caraka jadi bintang, Dedik Setiawan bangga

Arema FC saat dijamu PSS Sleman di Stadion Manahan Solo. (Dok. Media Officer Arema FC)
Arema FC saat dijamu PSS Sleman di Stadion Manahan Solo. (Dok. Media Officer Arema FC)

Striker Arema FC, Dedik Setiawan memandang kekalahan Arema sedikit berbeda. Ia melihat sosok Hokky Caraka yang bersinar pada pertandingan tersebut. Ia berharap juniornya ini bisa berkembang dan masuk dalam skuad Timnas Indonesia senior kedepannya.

"Memang pelatih timnas ingin pemain-pemain lokal lebih banyak seperti ini. Saya harap dan mendoakan saja untuk yang lokal untuk bisa lebih bagus lagi dan jangan mau kalah sama yang asing," tandasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah
Follow Us