8 Pemain Asal Brasil di Skuad Arema FC pada Musim 2025/2026

- Luiz Gustavo Peratama, bek tengah yang kokoh di pertahanan dengan pengalaman bermain untuk Timnas Brasil U-20.
- Lucas Frigeri, penjaga gawang utama yang belum mendapat kesempatan bermain.
- Matheus Blade, bek serba bisa yang memberikan opsi dan kedalaman skuad Arema FC.
Arema FC telah menunjukkan keseriusannya dalam mengarungi Super League 2025/2026 dengan mendatangkan sejumlah amunisi asing berkualitas, salah satunya dari Brasil. Sejak lama, pemain asal Negeri Samba memang dikenal memiliki kualitas mumpuni dan daya tarik tersendiri bagi klub-klub Indonesia.
Di musim ini, ada sejumlah nama asal Brasil yang menjadi bagian penting dari skuad Arema FC. Pemain tersebut membawa harapan baru untuk mengembalikan kejayaan tim berjuluk Singo Edan. Berikut delapan pemain asal Brasil yang membela Arema FC di musim ini.
1. Luiz Gustavo
Peratama ada Luiz Gustavo, bek tengah asal Brasil yang kini berusia 31 tahun. Perekrutannya di awal Agustus 2025 menjadi respons Singo Edan untuk memperkuat lini pertahanan. Pemain bertinggi 1,82 meter ini sudah menunjukkan kontribusinya secara instan, ia selalu menjadi starter dalam tiga pertandingan awal Arema FC dan mencatatkan menit bermain penuh, yaitu 90 menit di setiap laga.
Pemain dengan nilai pasaran Rp1,30 miliar ini langsung menjadi tembok kokoh di jantung pertahanan. Selain tampil solid di belakang, ia juga sempat menyumbang satu umpan gol saat Arema FC bermain imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta. Pengalamannya yang pernah bermain untuk Timnas Brasil U-20 menjadi jaminan kualitas yang tak perlu diragukan.
2. Lucas Frigeri
Selain Luiz Gustavo, Arema FC juga mendatangkan Lucas Frigeri. Penjaga gawang yang berusia 36 tahun ini memiliki nilai pasaran mencapai Rp869,08 juta. Namun, hingga pekan ketiga Super League 2025/2026, Lucas Frigeri belum mencatatkan menit bermain.
Ia lebih sering berada di bangku cadangan, karena posisi kiper utama dipercayakan kepada Adi Satryo. Pemain bertinggi 1,94 meter ini bergabung dengan Singo Edan pada Juli 2024 dengan status bebas transfer dari Madura United.
3. Matheus Blade
Kemudian yang ketiga adalah bek tengah serba bisa, Matheus Blade. Meskipun sempat tidak masuk skuad di laga perdana, ia langsung tampil penuh selama 90 menit di dua laga berikutnya. Fleksibilitasnya menjadi nilai plus. Selain posisi aslinya sebagai bek tengah, Matheus juga bisa dimainkan sebagai gelandang bertahan dan bek kanan.
Nilai pasarnya saat ini sekitar Rp869,08 juta, sama seperti Yann Motta. Kehadirannya memberikan opsi dan kedalaman skuad yang sangat dibutuhkan untuk mengarungi kompetisi yang ketat. Pemain berusia 28 tahun ini memiliki postur ideal dengan tinggi 1,88 meter.
Ia bergabung dengan Singo Edan pada Agustus 2025 dan langsung mendapat kepercayaan pelatih.
4. Yann Motta
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, nama Yann Motta mungkin sudah tak asing lagi. Mantan bek Persija Jakarta ini kini kembali ke Indonesia untuk memperkuat Arema FC. Pemain berusia 25 tahun ini memiliki postur menjulang 1,90 meter dan direkrut pada Juli 2025. Yann Motta menjadi bagian dari skuad yang memenangkan Piala Kemenpora pada 2021.
Sayangnya, perjalanan Yann Motta di tiga laga awal kurang mulus. Ia sempat mendapat kartu kuning dan kartu merah, yang membuatnya absen di laga pekan ketiga. Meski demikian, ia tetap menjadi andalan di lini belakang dan sudah mencatatkan 142 menit bermain. Nilai pasarannya saat ini berada di angka Rp869,08 juta.
5. Paulinho Moccelin
Paulinho Moccelin didatangkan ke Indonesia untuk membela Arema FC di musim 2025/2026. Pemain sayap kiri berusia 31 tahun ini dikenal dengan kecepatan dan kelincahannya. Ia selalu menjadi starter dalam tiga laga awal Singo Edan dan telah memberikan kontribusi nyata dengan mencatatkan dua umpan gol.
Dengan tinggi 1,69 meter, Paulinho menawarkan dimensi serangan berbeda, baik dari sisi kiri maupun kanan. Nilai pasar Paulinho saat ini mencapai Rp4,35 miliar, menjadikannya salah satu pemain termahal di skuad. Pengalamannya di kancah sepak bola Brasil menjadi kunci untuk mengangkat performa tim.
Paulinho juga tergolong pemain yang sangat fit, terbukti selalu bermain penuh selama 90 menit di dua pertandingan terakhir.
6. Dalberto
Pemain asal Brasil, Dalberto, menjadi bintang baru di lini serang Arema FC. Pemain berusia 30 tahun ini bergabung pada Juli 2024 dan langsung menunjukkan ketajamannya di depan gawang. Ia menjadi top skor sementara tim dengan koleksi 6 gol dari 3 pertandingan di musim ini. Keberhasilan ini membuat Dalberto menjadi penyerang yang paling diandalkan dan diproyeksikan untuk menjadi mesin gol Singo Edan.
Dengan nilai pasar saat ini Rp3,91 miliar, Dalberto membuktikan bahwa ia adalah investasi yang sangat berharga. Kehadiran Dalberto yang produktif ini menjadi jawaban atas kebutuhan Arema FC akan sosok penyerang yang bisa diandalkan untuk bersaing di papan atas.
7. Valdeci
Selanjutnya yang ketujuh adalah gelandang serang lincah, Valdeci. Dalam tiga pertandingan yang sudah ia mainkan, Valdeci selalu menjadi starter dan berhasil menyumbangkan satu gol. Valdeci dikenal sebagai pemain yang fleksibel karena bisa dimainkan di berbagai posisi, mulai dari gelandang serang, sayap kanan, hingga sayap kiri.
Nilai pasarnya saat ini sekitar Rp3,04 miliar. Kehadirannya memberikan kreativitas dan variasi serangan yang sangat dibutuhkan oleh Arema FC. Pemain berusia 30 tahun ini bergabung dengan Singo Edan pada Juli 2025. Dengan postur 1,78 meter dan kaki dominan kiri, Valdeci menjadi motor serangan yang efektif.
8. Betinho
Terakhir ada Betinho yang menjadi salah satu rekrutan penting Arema FC untuk memperkuat lini tengah. Pemain asal Brasil ini punya nilai pasaran mencapai Rp1,74 miliar. Sejauh ini, Betinho selalu menjadi pilihan utama di lini tengah, terbukti dari tiga pertandingan awal ia selalu tampil sebagai starter.
Ia adalah tipikal pemain pekerja keras yang mampu melindungi lini belakang dengan baik. Pemain berusia 33 tahun ini bergabung dengan status bebas transfer dari PSS Sleman pada Agustus 2025 dengan kontrak hingga Juni 2026. Meskipun usianya tidak lagi muda, pengalamannya di Indonesia dan Brasil menjadi aset berharga.
Itulah delapan pemain Arema FC yang berkewarganegaraan Brasil. Para pemain tersebut mengisi berbagai posisi strategis, mulai dari kiper, bek, gelandang, hingga penyerang. Kehadiran para pemain ini, menjadi harapan bagi Arema FC untuk bersaing di papan atas Super League musim 2025/2026.