4 Pemain Arema FC dengan Hukuman Kartu Terbanyak, Jayus Top!

Arema FC akhirnya menyelesaikan perjuangan mereka di Liga 1 Indonesia 2023/2024. Secara dramatis, tim dengan warna kebesaran biru ini berhasil menyelamatkan muruah dari hukuman degradasi. Ini terbukti setelah mereka finis di tangga ke-15 klasemen akhir Liga 1 dengan raihan 38 poin, tepat satu setrip di atas zona merah.
Keberhasilan Arema itu tentu dilewati dengan cara yang tidak mudah. Ini karena mereka harus mengeluarkan banyak kucuran keringat untuk mendulang poin demi poin. Bahkan, salah satunya, perjuangan keras Singo Edan juga tecermin dari banyaknya pemain mereka yang mendapat hukuman kartu selama satu musim penuh. Itu akibat keras dan ketatnya persaingan antarklub di Liga 1.
Berikut ini deretan pemain Arema yang mendapat ganjaran kartu terbanyak sepanjang 2023/2024.
1. Jayus Hariono memimpin dengan catatan 13 kartu selama semusim penuh

Ada satu pemain Arema FC yang memimpin jauh dalam daftar ini. Ia adalah Jayus Hariono, pemain asli putra daerah. Pria berumur 27 tahun itu menorehkan total 13 kartu sepanjang kiprahnya mengarungi Liga 1 2023/2024.
Tercatat, Jayus mesti menerima ganjaran 12 kartu kuning bersama Arema. Sementara itu, ia sempat sekali mendapat ganjaran kartu merah secara tidak langsung. Hukuman itu terjadi saat Jayus turun dalam laga kontra Persik Kediri pada pekan ke-20 Liga 1 2023/2024.
Meski begitu, Jayus tetap memiliki peran krusial di sektor tengah Arema. Berperan sebagai gelandang, ia selalu jadi pilihan utama dengan catatan 28 penampilan serta 2.164 menit bermain di Liga 1. Bahkan, catatan itu bisa bertambah bila Jayus tidak sering absen imbas hukuman akumulasi kartu.
2. Ariel Lucero jadi satu-satunya pemain Arema yang diganjar kartu merah langsung

Ariel Lucero (25 tahun) merupakan gelandang asing Arema FC yang kreatif. Buktinya, pemain berpaspor Argentina itu sanggup melesakkan 5 assist dari 26 pertandingan (1.915 menit tampil) di Liga 1 2023/2024. Meski belum mencetak gol, tetapi kontribusinya dapat membuahkan sejumlah gol untuk tim.
Sayang, catatan apik itu dibarengi dengan sifat Lucero yang eksplosif. Praktis, dirinya tidak bisa memberikan kontribusi yang optimal. Ini disebabkan, tenaga Lucero mulai jarang terpakai semenjak terkena hukuman kartu merah secara langsung (absen 6 laga) ketika melawan Bali United pada pekan ke-21 Liga 1 2023/2024. Posisinya seketika direbut pemain lain.
3. Julian Guevara mesti menjaga keseimbangan lini gelandang dengan torehan lima kartu

Selain Ariel Lucero, Arema FC juga memiliki pemain asing yang kerap tampil eksplosif pada 2023/2024. Pemain itu bernama Julian Guevara. Sosok berpaspor Kolombia ini merupakan pemain yang terampil mengisi sektor gelandang.
Hukuman kartu yang diterima Guevara memang terbilang banyak di Liga 1 2023/2024. Ini karena pria 32 tahun itu telah mengantongi 5 kartu kuning dari 14 penampilan (1.229 menit) dengan kontribusi 3 gol. Sang pemain menerimanya ketika turun dalam laga melawan Persebaya Surabaya, Persikabo 1973, RANS Nusantara, PSIS Semarang, dan Persik Kediri.
4. Dedik Setiawan mengoleksi lima kartu kuning demi menjadi juru gedor Arema yang produktif

Dedik Setiawan menempati urutan terakhir. Tercatat, pemain senior 29 tahun itu telah mengemas hukuman lima kartu kuning sepanjang 2023/2024. Ia mencatatkannya ketika menghadapi PSIS Semarang, Persija Jakarta, Persikabo 1973, Bhayangkara Presisi Indonesia FC, dan PSS Sleman.
Untungnya, Dedik bisa menutupi kekurangan itu dengan catatan positif lainnya bersama Arema. Ini karena dirinya menjadi tumpuan di sektor depan dengan rekor 9 gol dan 6 assist dari 32 penampilan (2.441 menit bermain) di Liga 1. Dedik selalu menjadi pilihan utama serta mengemban predikat top skor kedua Arema musim ini, di bawah Charles Lokolingoy (10 gol).
Keempat pemain di atas memang membukukan jumlah hukuman kartu yang banyak saat membela Arema FC. Namun, mereka tetap memiliki kontribusi yang besar untuk tim saat mengarungi Liga 1 Indonesia 2023/2024. Itu jelas mencerminkan betapa keras dan ketatnya persaingan di kompetisi profesional musim ini.