Warga Malang Temukan Mayat Wanita di Gubuk Persawahan

Malang, IDN Times - Warga Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di gubuk persawahan pada Selasa (17/12/2024) pagi. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak Polsek Kepanjen untuk dilakukan evakuasi.
1. Polisi mengatakan jika jenazah tersebut adalah perempuan

Kasihumas Polres Malang, AKP Ponsen Dadang Martianto mengatakan jika warga menemukan jenazah ini pada pukul 07.30 WIB. Tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) Satreskrim Polres Malang kemudian diterjunkan untuk mengevakuasi korban. Dari hasil identifikasi sementara, diketahui jika korban adalah perempuan.
"Sudah dilakukan evakuasi terhadap mayat. Petugas juga mengumpulkan barang-barang yang ditemukan di lokasi kejadian serta meminta keterangan dari warga sekitar," terangnya. Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, Tim Inafis menemukan beberapa barang yang diduga milik korban di sekitar lokasi penemuan. Diantaranya tas ransel, helm, dan tas jinjing.
2. Polisi menduga korban belum lama meninggal

Dadang juga menjelaskan kalau jenazah ditemukan dalam kondisi telentang dengan pakaian bagian bawah yang sudah melorot. Berdasarkan analisis awal, diduga kuat korban meninggal tidak lama sebelum ditemukan.
"Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kalau berdasarkan beberapa petunjuk yang ditemukan di TKP, dugaan sementara adalah korban meninggal dalam waktu yang tidak terlalu lama sebelum diketemukan," bebernya.
3. Jenazah korban kini dibawa ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen

Lebih lanjut, Dadang menuturkan kalau jenazah korban telah dibawa ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen untuk menjalani visum guna mengungkap penyebab pasti kematian. Hingga kini, pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Malang dan Polsek Kepanjen masih mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi serta barang bukti yang ada di lokasi.
"Kami juga berharap masyarakat memberikan ruang kepada pihak kepolisian untuk bekerja secara maksimal menyelesaikan kasus ini. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya," pungkasnya.



















