Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Toko Elektronik Kawasan Pasar Blauran Terbakar, Diduga Ada Korban Jiwa
Petugas pemadam kebakaran berusaha memedamkan api yang melalap toko elektronik di kawasan Pasar Blauran. Screenshoot YouTube/ MonalisaDwaa_

Surabaya, IDN Times - Kebakaran terjadi di kawasan Pasar Blauran, Surabaya, Minggu (30/8/2020). Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kota Surabaya Irvan Widyanto memastikan bahwa yang terbakar bukan bangunan pasar, melainkan toko elektronik yang masih berada di kawasan pasar Blauran.

"Itu toko elektronik di Kranggan (yang terbakar). Jadi bukan (pasar)," ujarnya dikonfirmasi IDN Times.

1. Kebakaran melalap satu toko elektronik dua lantai

Petugas pemadam kebakaran berusaha memedamkan api yang melalap toko elektronik di kawasan Pasar Blauran. Screenshoot YouTube/ MonalisaDwaa_

Berdasarkan laporan yang diterima IDN Times, kebakaran terjadi sekitar pukul 07.58 WIB. Lokasi kebakaran toko elektronik dua lantai di Jalan Kranggan Nomor 21, Sawahan, Surabaya. Akibat dari peristiwa ini, toko tersebut habis terbakar.

"Objek yang terbakar satu toko itu saja," kata Irvan.

2. Diduga ada korban meninggal dunia

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)

Selain itu, diduga ada korban meninggal dunia akibat kebakaran tersebut. Namun, Irvan belum bisa memastikan jumlahnya. Sebab, pihaknya masih melakukan pengecekan lagi. Sedangkan di lokasi, api sudah mulai bisa dijinakkan. Saat ini masih proses pembasahan. Semua alat eletronik terbakar ditambah dua unit sepeda motor.

"Ini masih dilakukan pengecekan. Masih berjalan. (Api pokok) sudah padam," ucapnya.

3. Informasinya ada lima orang yang tinggal di toko

Ilustrasi Kebakaran (IDN Times/Mardya Shakti)

Terkait kronologi kebakaran, Irvan menerima laporan kalau warga sekitar melihat asap tebal yang keluar dari sela-sela lubang ventilasi toko. Pada saat itu pintu masih dalam keadaan terkunci dari dalam. Petugas pemadam yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman area dengan cara menjebol pintu harmonika.

"Keterangan warga sekitar pemilik tinggal di dalam, toko diduga berjumlah lima orang. Ini masih kami pastikan korbannya," dia menegaskan.

Editorial Team

Related Article