Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Terungkap, Penyewa VA Ternyata Pengusaha Tambang di Lumajang

Kota Surabaya
Terungkap, Penyewa VA Ternyata Pengusaha Tambang di Lumajang
IDN Times/Fitria Madia
Share Article

Surabaya, IDN Times - Penyewa prostitusi daring (online) artis VA mulai terungkap. Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim mengungkap penyewa itu bernama Rian berusia 45 tahun. Hal ini dibenarkan oleh Kasubdit V Siber Polda Jatim, AKBP Harissandi, saat ditemui di Mapolda Jatim, Senin (7/1).

  1. 1. Pengusaha dari Lumajang

    IDN Times/Ardiansyah Fajar
    IDN Times/Ardiansyah Fajar

    Haris mengatakan bahwa Rian masih berstatus lajang. Dia membeberkan kalau penyewa memiliki berbagai usaha, salah satu usahanya yaitu tambang pasir di Lumajang.

    "Dia itu pengusaha," ujarnya.

  2. 2. Memiliki KTP Jakarta Pusat

    IDN Times/Fitria Madia
    IDN Times/Fitria Madia

    Rian, kata AKBP Harissandi, sering pergi bolak-balik Jakarta-Surabaya. Dia enggan menjelaskan lebih jauh saat ditanya perihal domisili Rian.

    "Mondar-mandir Surabaya-Jakarta, kadang ke luar (negeri). Kalau KTP punya dia adalah Jakarta Pusat," katanya.

  3. 3. Baru satu kali memesan

    IDN Times/Fitria Madia
    IDN Times/Fitria Madia

    Dari keterangan Rian ke penyedik polisi, Rian mengaku baru satu kali menikmati jasa seks dengan artis melalui mucikari Endang (37).

    "Baru sekali menggunakan jasa ini. Dia ngomong baru sekali. Percakapannya sekali," katanya.

  4. 4. Penyewa AS belum diketahui

    IDN Times/Fitria Madia
    IDN Times/Fitria Madia

    Polisi sampai saat ini belum tahu siapa yang menyewa AS. Hal ini karena,  penyewa AS saat itu belum berada di lokasi ketika digerebek.

    "Belum terjadi, di sini (hotel) ketangkap, dia sudah kabur (karena masih perjalanan menuju hotel). Jadi gak tahu," ungkapnya.

  5. 5. Tak ada jebakan dari polisi

    IDN Times/Fitria Madia
    IDN Times/Fitria Madia

    Penggerebekan itu, kata AKBP Harissandi, bukan hasil jebakan polisi. "Sangat salah kalau undercover, ini unit siber semua menyangkut siber, kami patroli siber. Kami tahu ada 100 model dan 45 artis juga dari telekomunikasi. Muncikarinya punya daftar. Jadi percakapan mereka pelanggan sama muncikari," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More