Magetan, IDN Times – Pembangunan di Kabupaten Magetan kembali menjadi pertanyaan, kenapa begini begini saja tidak ada perubahan dari tahun ke tahun meski pemimpin berganti. Ini tentu bukan tanpa sebab. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 menunjukkan ketimpangan yang mencolok.
Dari total belanja Rp2,13 triliun, hanya 9,10 persen yang benar-benar dialokasikan untuk belanja modal atau pembangunan. Sedangkan 74 persen justru habis untuk belanja operasional. Kondisi ini membuat publik menilai pembangunan infrastruktur di Magetan seakan jalan di tempat. Mulai dari perbaikan jalan, jaringan irigasi, hingga fasilitas pariwisata yang digadang-gadang jadi unggulan daerah, tak berjalan optimal.
