Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tekad Paslon Nomor 2 Debat Perdana Pilgub Jatim 2024

Tekad Paslon Nomor 2 Debat Perdana Pilgub Jatim 2024
Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa. (IDN Times/Ardiansyah Fajar)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa terus berkoordinasi dengan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Emil Elestianto Dardak jelang debat perdana. Keduanya siap dalam debat 18 Oktober mendatang.

"Saya dan Mas Emil terus koordinasi secara teknis dan kualitatif. Kita tidak pernah underestimate tentang apa yang harus kita siapkan," ujarnya.

"Bismillah Insyaallah kami siap tampil prima pada Pilgub Jatim perdana nanti," tambah Khofifah.

Dalam debat perdana ini, Gubernur periode 2019 - 2024 ini mengaku tidak ada persiapan khusus. "Kalau persiapan khusus tidak ada, tapi bahwa terkait data capaian program itu sudah seperti makanan kami sehari-hari," kata dia.

Lebih lanjut, Khofifah meyakini bahwa dalam menghadapi debat, menjadi momentum yang pas dalam memaparkan capaian lima tahun memimpin Jatim, serta visi misi ke depan, maupun capaian keberhasilan yang telah dilakukan di periode pertama

"Temanya pendidikan, kesehatan, kependudukan, dan ketahanan pangan. Insyaallah kita sudah melakukan berbagai program yang hasilnya cukup signifikan. Misalnya di bidang pendidikan, yang dalam kewenangan Pemprov adalah SMA, SMK dan SLB," katanya.

"Alhamdulillah kita lima tahun berturut-turut karena sampai dengan Maret 2024, siswa SMA Jawa Timur yang diterima perguruan tinggi negeri dengan dan tanpa tes menjadi yang tertinggi nasional baik reguler maupun KIP Perguruan Tinggi," imbuhnya.

Begitu juga di bidang Olimpiade Sains Nasional (OSN), setelah 18 tahun, akhirnya pecah telur Jatim meraih juara umum. Dengan penguatan pembinaan siswa, maka prestasi Olimpiade Sains Nasional Jawa Timur menjadi juara umum bisa dipertahankan selama tiga tahun berturut-turut.

"Artinya ini adalah buah kerja keras, hasil dari sinergi mulai dari kepala sekolah, guru dan murid dan termasuk di dalamnya adalah wali murid. Yang mana, semua ada dalam sebuah ekosistem pembelajaran, yang mudah-mudahan ini adalah bahan pendongkrak SDM di Jawa Timur menjemput Indonesia Emas 2045," tegas Khofifah.

Di sektor kedaulatan pangan, ditegaskan Khofifah, Jatim adalah lumbung pangan nasional. Produksi padi Jatim 9,7 juta ton di tahun 2023, dan selalu menjadi yang tertinggi se Indonesia sejak tahun 2020.

"Begitu juga tema berikutnya dalam pengentasan kemiskinan di tahun 2020 kemiskinan ekstrem Jatim adalah 4,4 persen, namun per Maret 2024 artinya itu masih hasil kerja keras kami hasilnya 0,66 persen," terangnya. "Prinsipnya Insyaallah kami siap," pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ardiansyah Fajar Syahlillah
EditorArdiansyah Fajar Syahlillah

Latest News Jawa Timur

See More

Pemprov Jatim Cari Cara Koperasi Merah Putih Tak Bernasib Mangkrak

28 Jun 2026, 13:13 WIBNews