Surabaya, IDN Times - Pemerintah Kota Surabaya tengah menyiapkan rumah susun sederhana milik (Rusunami) khusus untuk Generasi Z (Gen Z). Ada beberapa syarat untuk bisa mendapatkan rumah tersebut.
Rusunami disiapkan dengan fasilitas lebih modern dan harga sekitar Rp100 hingga Rp500 juta. Program ini ditujukan untuk pasangan muda, khususnya yang baru menikah, sebagai solusi hunian layak di tengah keterbatasan lahan serta tingginya harga properti di Kota Surabaya.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, syarat Gen Z bisa mendapatkan rusunami yakni pertama adalah pasangan muda. Kedua, belum memiliki rumah.
"Pasangan muda tapi memiliki gaji yang UMR, yang ketiga yang pasti tidak boleh diperjualbelikan," ujarnya ditemui di Grand City Covex Surabaya, Rabu (8/4/2026).
Rusunami tersebut direncanakan akan dibangun di tiga lokasi strategis, yakni Tambak Wedi, Rungkut, dan Ngagel. Hunian ini dirancang dengan konsep yang berbeda dibandingkan rumah susun pada umumnya. Jika sebelumnya rusun identik dengan satu kamar, pada program ini setiap unit akan dilengkapi dua kamar tidur.
Untuk mendukung keterjangkauan, Pemkot Surabaya juga menyiapkan skema pembiayaan yang memudahkan dengan menggandeng perbankan, termasuk bank daerah dan BPR (Bank Perekonomian Rakyat). Skema yang ditawarkan mencakup bunga ringan sekitar 5 persen dengan tenor cicilan hingga 20 tahun, sehingga dapat dijangkau masyarakat berpenghasilan setara upah minimum.
"Kita pakai kerja sama dengan pihak swasta, ada yang dengan APBN. Jadi kita siapkan dengan data kita," ungkap dia.
Terkait jumlah tower dan unit di setiap titik, pihaknya masih akan melakukan perhitungan. Yang jelas, Rusunami berada di lahan yang cukup luas aset milik Pemerintah Kota Surabaya.
"Ini masih kita hitung ya (jumlah unit). Jadi nanti luas yang pasti ada tiga tempat tadi," kata Eri.
