Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Surabaya Regional Railway Line Fase 1 Dibangun Tahun 2027

IMG-20260109-WA0167.jpg
Khofifah saat bertemu dengan Dubes Jerman bahas SRRL. (Dok. Humas Pemprov Jatim)
Intinya sih...
  • Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, merencanakan pembangunan Surabaya Regional Railway Line (SRRL) fase 1 dengan Gubeng - Wonokromo - Sidoarjo bakal dibangun tahun 2027.
  • SRRL akan mendukung elektrifikasi dan jalur ganda bagi kurang lebih 22 km jalur kereta api di Surabaya, diharapkan dapat mengangkut lebih dari 200.000 penumpang per hari.
  • Duta Besar Jerman untuk Indonesia H.E. Mr. Ralf Beste menyatakan komitmennya dalam mendukung upaya Pemprov Jatim dalam mewujudkan transportasi publik yang layak bagi masyarakat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa merencanakan pembangunan Surabaya Regional Railway Line (SRRL) fase 1 dengan Gubeng - Wonokromo - Sidoarjo bakal dibangun tahun 2027. Hal ini setelah pihaknya melakukan pertemuan dengan Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (9/1/2026).

Khofifah mengatakan, transportasi publik adalah salah satu infrastuktur yang penting untuk menunjang mobilisasi masyarakat. Terutama wilayah Aglomerasi Surabaya yang memiliki mobilitas paling tinggi di Jawa Timur. "Ini menjadi penting karena transportasi publik di area Aglomerasi Surabaya memang harus dicari solusi. Insya Allah di tahun 2027 akan Ground Breaking," ujar Khofifah.

Khofifah optimistis melalui keberadaan SRRL akan memudahkan, memurahkan dan mempercepat produktivitas masyarakat, terutama masyarakat Surabaya dan sekitarnya yang melakukan banyak kegiatannya.

SRRL telah tercantum dalam Perpres no 12 tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029 dan telah berproses dari tahun 2020 melalui Blue Book Bappenas 2020-2024. Kemudian pada tanggal 30 Juni 2025 akhirnya dilakukan penandatanganan loan agreement antara Pemprov Jatim dengan KfW Development Bank senilai EURO 297 juta.

Rencananya, proyek ini akan mendukung elektrifikasi dan jalur ganda bagi kurang lebih 22 kilometer jalur kereta api di Surabaya. Keberadaan jalur ini nantinya diharapkan dapat mengangkut lebih dari 200.000 penumpang per hari, memberikan manfaat bagi lebih dari 1,3 juta penduduk dalam dua tahun pertama, mengurangi kemacetan jalan dan biaya logistik.

Senada Gubernur Khofifah, Duta Besar Jerman untuk Indonesia H.E. Mr. Ralf Beste juga menyatakan komitmennya dalam mendukung upaya Pemprov Jatim dalam mewujudkan transportasi publik yang layak bagi masyarakat.

"Kami siap mendukung Jatim dan Surabaya sebagai salah satu daerah dengan pengaruh besar sekaligus Game Changer di Indonesia," ucapnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Tol Laut Pelni Dimulai, Diklaim Tekan Disparitas Harga di Wilayah 3TP

10 Jan 2026, 20:45 WIBNews