Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
SPMB Jatim Dibuka 11 Juni, Ribuan Calon Murid Sudah Bisa Ambil PIN
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai. Dok. Dinas Pendidikan Jatim.
  • Dinas Pendidikan Jatim membuka pengambilan PIN SPMB mulai 28 Mei hingga 9 Juni 2026 sebagai syarat wajib sebelum pendaftaran resmi SMA dan SMK negeri dibuka pada 11 Juni.
  • Proses pengajuan PIN dilakukan daring melalui laman spmb.jatimprov.go.id, lalu diverifikasi di sekolah yang direkomendasikan sistem sebelum PIN dapat diunduh sehari setelah verifikasi selesai.
  • Tahun ini jalur domisili menjadi tahap pertama pendaftaran, disusul jalur afirmasi, mutasi, prestasi lomba, dan akademik; Dindik menyiapkan 1.457 petugas help desk serta simulasi pendaftaran 8–9 Juni.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Meski pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur (Jatim) 2026 baru dibuka pada 11 Juni mendatang, Dinas Pendidikan (Dindik) telah memulai tahapan pengambilan PIN sejak Kamis (28/5/2026). PIN menjadi syarat wajib yang harus dimiliki calon murid sebelum mengikuti seluruh jalur pendaftaran SMA maupun SMK negeri.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai mengatakan pengambilan PIN merupakan tahapan krusial yang harus diselesaikan lebih awal agar calon murid tidak mengalami kendala saat masa pendaftaran dimulai.

"PIN menjadi identitas utama dalam proses SPMB. Karena itu kami minta calon murid tidak menunda pengambilan PIN hingga mendekati penutupan," ujarnya, Minggu (31/5/2026).

Pengajuan PIN dilakukan secara daring melalui laman spmb.jatimprov.go.id dengan menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), NPSN sekolah asal, tanggal lahir, serta data kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK), Surat Keterangan Domisili (SKD), atau Surat Keterangan Pindah Domisili (SKPD).

Setelah mengisi data secara online, calon murid wajib mendatangi SMA atau SMK yang direkomendasikan sistem untuk proses verifikasi dan validasi data serta titik domisili. PIN baru dapat diunduh sehari setelah proses verifikasi selesai dilakukan.

Meski demikian, Aries meminta masyarakat tidak panik atau terburu-buru mendatangi sekolah karena waktu pengambilan PIN masih berlangsung hingga 9 Juni 2026. "Tidak perlu terburu-buru karena waktunya masih panjang. Yang penting diperhatikan adalah lokasi verifikasi sesuai rekomendasi sistem agar tidak salah sekolah tujuan," imbaunya.

Menurut Aries, terdapat perubahan skema dalam pelaksanaan SPMB tahun ini. Jika sebelumnya jalur domisili dibuka pada tahap ketiga, tahun ini justru menjadi jalur pertama yang dibuka pada 11-12 Juni 2026.

Sementara jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi hasil lomba akan dibuka pada 17-18 Juni 2026. Adapun jalur nilai prestasi akademik SMA berlangsung pada 24-25 Juni dan jalur prestasi akademik SMK pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.

Aries juga mengingatkan masyarakat agar memahami mekanisme seleksi, khususnya pada jalur domisili SMA yang masih kerap disalahartikan. "Masih ada yang mengira jalur domisili hanya berdasarkan jarak rumah ke sekolah. Padahal yang menjadi prioritas tetap nilai akademik terlebih dahulu, baru kemudian domisili," tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran proses SPMB, Dindik Jatim menyiapkan sekitar 1.457 petugas help desk yang tersebar di seluruh Jawa Timur. Mereka akan membantu calon murid maupun orang tua selama proses pengambilan PIN hingga pendaftaran berlangsung.

Selain itu, Dindik juga menyediakan simulasi atau latihan pendaftaran yang akan digelar pada 8-9 Juni 2026 agar peserta lebih memahami mekanisme sistem sebelum pendaftaran resmi dibuka. "Meski bertepatan dengan masa libur dan cuti bersama, layanan pengambilan PIN tetap dibuka setiap hari selama tahapan berlangsung," pungkas Aries.

Editorial Team

Related Article