Surabaya, IDN Times - Penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2024 di Jawa Timur (Jatim) akan diputuskan pada Kamis (30/11/2023) malam. Saat ini, Surat Keputusan (SK) UMK belum ditandatangani Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.
"Nantilah, setelah SK saya tandatangani baru saya sampaikan (besaran UMK)," ujar Khofifah usai Rakor Pembinaan Apartur Pemerintah Desa di Graha Unesa.
SK itu belum ditandatangani karena Khofifah masih akan membahasnya lagi. Tentunya bersama Dewan Pengupahan, perwakilan serikat pekerja atau buruh, pengusaha dan pemerintah kabupaten/kota. "Kita lihat kan ada persandingan Apindo (asosiasi pengusaha), Dewan Pengupahan, perwakilan buruh, perwakilan kabupaten/kota," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono menegaskan kalau pihaknya menerima berbagai aspirasi. Termasuk akan menampung tuntutan buruh yang akan menggelar aksi demonstrasi di Kantor Guhernur Jatim sore ini.
"Kita menerima aspirasi dulu, sore ini saya akan bersiap menghadapi seperti apa tuntutannya dari pihak buruh, dan tentu juga besok mungkin kita bertemu juga berkomunikasi dengan pihak Apindo, kita masih punya waktu nanti malam untuk menetapkn UMK-nya," kata dia.
Hingga saat ini, Adhy memastikan seluruh kabupaten/kota telah mengusulkan UMK 2024. Nantinya akan dibahas, apakah akan diputuskan naik sesuai PP Nomor 51 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.
"Sudah semuanya (mengirim usulan UMl), kita tinggal melihat apakah sesuai dengan PP 51 atau di bawah atau di atas kita menyesuaikan dengan situasi," katanya.
"Kami berharap bahwa semuanya terakomodir dengan baik maupun dari pihak buruh maupun pengusaha semuanya adil. Tapi tidak melampaui kurang dari aturan dari peraturan," imbuh dia.
Yang jelas, Adhy akan menemui buruh yang menggelar aksi demonstrasi nanti. Sementara putusan UMK 2024 akan diumumkan pada tengah malam.
"InsyaAllah nanti sore kiat menemui demo seperti apa aspirasinya tuntutannya kita putuskan nanti malam, jam 12 malam di Pahlawan," pungkasnya.
