Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sindikat Joki UTBK SNBT Dibongkar, 14 Orang Jadi Tersangka
Polrestabes Surabaya rilis ungkap kasus joki UTBK SNBT 2026. Dok. Istimewa.
  • Polrestabes Surabaya membongkar sindikat joki UTBK-SNBT 2026 di Unesa, dengan 14 orang ditetapkan sebagai tersangka setelah kecurigaan muncul pada peserta berinisial HER.
  • Penyelidikan menemukan perbedaan foto antara ijazah dan kartu peserta, serta kemiripan wajah dengan data ujian tahun sebelumnya yang memperkuat dugaan praktik perjokian.
  • Modus pelaku menggunakan foto lama dari UTBK-SNBT 2025 yang diedit menyerupai identitas baru, diduga menargetkan program studi kedokteran di perguruan tinggi negeri Jawa Timur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Polrestabes Surabaya membongkar sindikat joki Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026. Sebanyak 14 orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan perjokian yang terungkap di Pusat UTBK Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, kasus ini terungkap saat pelaksanaan UTBK hari pertama di Gedung Rektorat Lantai 4 Unesa, Selasa (21/4/2026) lalu. Pengawas ujian mencurigai seorang peserta berinisial HER yang diduga menggunakan jasa joki.

“Kecurigaan muncul setelah dilakukan pengecekan administrasi. Foto pada ijazah berbeda dengan foto di kartu peserta UTBK-SNBT,” ujarnya saat konferensi pers, Kamis (7/5/2026).

Temuan itu kemudian ditelusuri lebih lanjut dengan membandingkan data peserta pada pelaksanaan UTBK tahun sebelumnya. Hasilnya, ditemukan kemiripan foto hingga memperkuat dugaan praktik joki ujian.

Panitia UTBK Unesa juga melakukan verifikasi ke sekolah asal peserta. Meski data ijazah dinyatakan valid, foto yang tercantum diketahui berbeda dengan peserta yang mengikuti ujian.

“Untuk saat ini sudah ada 14 tersangka yang kami tahan. Kami masih terus mendalami kasus ini dan berkoordinasi dengan Dikti untuk langkah selanjutnya,” kata Luthfie. Belasan tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial HRS, IKP, PIF, FP, BPH, DP, MI, RZ, HRE, BH, SP, SA, ITR, dan CDR. Seluruhnya laki-laki.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi menyebut praktik perjokian ini diduga menargetkan program studi kedokteran di salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Timur.

Modus yang digunakan terbilang rapi. Pelaku memanfaatkan foto lama pada kartu UTBK-SNBT 2025 yang diedit untuk menyerupai identitas peserta baru.

“Kita menemukan foto dengan tingkat kemiripan hampir 95 persen digunakan di dua SPMB berbeda. Setelah ditelusuri, yang bersangkutan mengaku sebagai joki,” pungkas Martadi.

Editorial Team