Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sekolah Tatap Muka Segera Digelar di Surabaya, PJJ Masih Diperbolehkan

Kota Surabaya
Sekolah Tatap Muka Segera Digelar di Surabaya, PJJ Masih Diperbolehkan
Default Image IDN
Share Article

Surabaya, IDN Times - Sebentar lagi, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan kembali diterapkan di Kota Surabaya. Para murid bisa bertemu kembali teman-teman dan gurunya di sekolah. Meski demikian, Pemerintah Kota Surabaya masih menyediakan opsi pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi wali murid yang lebih memilih pembelajaran daring.

  1. 1. Pemkot perbolehkan wali murid untuk memilih PJJ meski PTM sudah diperbolehkan

    Menteri Sosial RI Tri Rismaharini bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan Museum Olahraga Surabaya, Sabtu (8/5/2021). IDN Times/Fitria Madia
    Menteri Sosial RI Tri Rismaharini bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan Museum Olahraga Surabaya, Sabtu (8/5/2021). IDN Times/Fitria Madia

    Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa rencananya, PTM akan dimulai usai libur lebaran. Pihaknya pun sudah berminggu-minggu melaksanakan uji coba pembelajaran hybrid yang mengabungkan PTM dan PJJ untuk memantapkan PTM dengan protokol kesehatan nantinya.

    "Kita memang menyediakan dua (opsi), secara tatap muka dan daring. Jadi siapa yang merasa nyaman dengan daring kita fasilitasi. Siapa yang nyaman dengan tatap muka kita fasilitasi. Jadi kita fasilitasi dua-duanya," ujarnya, Selasa (25/5/2021).

  2. 2. Sekolah dipastikan ikuti protokol kesehatan

    Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau kesiapan PSEL Benowo, Senin (3/5/2021). Dok Humas Pemkot Surabaya
    Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau kesiapan PSEL Benowo, Senin (3/5/2021). Dok Humas Pemkot Surabaya

    Namun, Eri menjelaskan bahwa sekolah-sekolah yang menerapkan PTM nantinya wajib mengikuti SOP sesuai dengan protokol kesehatan. Beberapa hal yang harus dipenuhi antara lain menyediakan fasilitas cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh, penataan jarak tempat duduk siswa, serta mewajibkan memakai masker dan face shield.

    "Pengisiannya (kapasitas) adalah 25 persen dari ruang kelas. Siswa juga tidak boleh keluar dari ruangan. Jadi istirahatnya hanya di ruangan kelas, makan, setelah itu selesai, langsung pulang,” ungkpanya.

  3. 3. Guru di Surabaya sudah divaksinisasi

    default-image.png
    Default Image IDN

    Selain itu, memastikan bahwa tenaga pengajar di sekolah sudah siap untuk PTM. Para guru nantinya diminta turut mengawasi protokol kesehatan yang dilakukan oleh para siswa selama di sekolah. Selain itu, guru-guru di Surabaya sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 untuk meminimalisir potensi penularan virus corona di Sekolah.

    "Kita sudah menyiapkan seluruh guru divaksin. Kalau guru masih satu kali vaksin, maka dia tidak boleh melakukan (mengajar) tatap muka, kecuali yang sudah dua kali (vaksin)," tutupnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More