Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Satu Pasien Corona Dimakamkan di Magetan, Spesimen Keluarga Diambil

Satu Pasien Corona Dimakamkan di Magetan, Spesimen Keluarga Diambil
Bupati Magetan Suprawoto. IDN Times/Nofika Dian Nugroho
Share Article

Magetan, IDN Times - Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan dan Provinsi Jawa Timur memeriksa keluarga seseorang yang meninggal akibat terjangkit virus corona atau COVID-19. Sedikitnya tujuh spesimen diambil dan akan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan untuk diperiksa lebih lanjut.
Spesimen itu berasal dari pihak keluarga yang bersangkutan. Mereka seperti orang tua, anak, dan cucu almarhum. "Sedikitnya ada tujuh orang yang akhirnya diisolasi di rumah," kata Bupati Magetan Suprawoto, Sabtu (14/3).

1. Almarhum lama tinggal di Solo

Ilustrasi Corona (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi Corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Menurut dia, pengambilan spesimen itu berlangsung di wilayah Kabupaten Magetan, Sabtu (14/3). Adapun lokasinya di rumah duka tempat disemayamkannya jenazah almarhum pada Rabu (11/3) malam. Di tempat pemakaman umum setempat, pria yang sebelumnya dirawat di ruang isolasi RSUD Moewardi, Solo, Jawa Tengah itu dikebumikan.
Suprawoto menyatakan, seorang yang meninggal akibat COVID-19 itu asli Magetan. Namun, sudah lama tinggal di Solo lantaran menjaoankan usaha toko grosir di Pasar Klewer. "(Yang bersangkutan) penduduk Solo yang dimakamkan di Magetan," kata dia sembari menyatakan lokasi pemakaman sesuai permintaan keluarga yang mayoritas berada di Magetan.

2. Istri almarhum dirawat di ruang isolasi RSUD dr Soedono Madiun

Salah seorang dokter RSUD dr Soedono Madiun menunjukkan masker N95 yang disiapkan untuk antisipasi penanganan pasien terduga terjangkit virus Corona. (IDN Times/Nofika Dian Nugroho)
Salah seorang dokter RSUD dr Soedono Madiun menunjukkan masker N95 yang disiapkan untuk antisipasi penanganan pasien terduga terjangkit virus Corona. (IDN Times/Nofika Dian Nugroho)

Proses pemakaman almarhum, ia melanjutkan berlangsung sesuai prosedur penanganan virus Corona, yakni peti jenazah ikut dikubur. Pasca pemakaman, petugas secara intensif melakukan pemantauan kepada keluarga dan para tetangga.
Bahkan, istri dari almarhum dirujuk ke RSUD dr Soedono, Madiun pada Jumat (13/3) malam. Perempuan itu ditempatkan di ruang isolasi.

3. Dirawat sebagai ODP

Ilustasi ruang isolasi disiapkan untuk mengantisipasi masuknya pasien terduga corona di RSUD dr Soedono Madiun, Februari 2020. (IDN Times/Nofika Dian Nugroho)
Ilustasi ruang isolasi disiapkan untuk mengantisipasi masuknya pasien terduga corona di RSUD dr Soedono Madiun, Februari 2020. (IDN Times/Nofika Dian Nugroho)

Juru bicara RSUD dr Soedono Madiun terkait penanganan virus Corona dr Sjaiful Anwar, Sp.Jp membenarkan penanganan istri almarhum. "Sementara kami rawat sebagai ODP (orang dengan pemantauan)," kata dia dihubungi terpisah.
Seorang pasien suspect virus corona itu dirawat di ruang isolasi. Sesuai rencana, pengambilan spesimen yang bersangkutan dilakukan hari ini.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nofika Dian Nugroho
EditorNofika Dian Nugroho

Latest News Jawa Timur

See More

Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Perempuan di Putat Jaya Surabaya

27 Jun 2026, 19:55 WIBNews