Surabaya, IDN Times - Satu orang jemaah haji asal Pasuruan, Jawa Timur dikabarkan meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi, Minggu (26/4/2026). Jemaah tersebut bernama Kamariyah (85) dari kelompok terbang (kloter) 8 Embarkasi Surabaya.
"Jadi (jemaah) sesak nafas di sana, sakitnya seperti itu. Kemudian meninggalkan dunia di sana," ujar Plt Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Haji dan Umrah Jawa Timur, As'adul Anam, Senin di Asrama Haji Sukolilo Surabaya (27/4/2026).
Nantinya, Badal haji Almarhum Komariyah akan diatur oleh panitia. Panitia yang akan menunjuk siapa yang bakal melakukan badal haji untuk Almarhum Komariyah.
Selain Badal haji, Komariyah juga akan mendapatkan asuransi. Asuransi diproses setelah Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan Certificate of death (COD)
"(Nominal asuransi yang cair) ini mohon maaf kita belum tahu, kalau tahun kemarin kan saya nilai dengan BPH (Badan Penyelenggara Haji). Apakah tahun ini (sama dengan) BPH, mohon maaf saya belum bisa memberikan keterangan," jelasnya.
As'adul menyebut, masih terdapat empat orang calon jemaah haji (CJH) Embarkasi Surabaya yang menunda keberangkatnya karena sakit. Tiga orang dirawat di RS Haji, sementara satu orang di rumah.
"Yang stroke, yang tidak berangkat (ke Asrama Haji), yang rata-rata di sini (RS Haji) adalah darah tinggi," sebutnya.
Dua dari tiga CJH yang dirawat di RS Haji saat ini kondisinya sudah membaik. Dua CJH tersebut sudah siap berangkat ke Tanah Suci.
"Dua (CJH) sudah siap berangkat tinggal menunggu seat yang kosong seperti itu," pungkasnya.
Hingga Senin (27/4/2026), Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 7.964 jemaah ke Tanah Suci. Mereka tergabung dalam kloter 1 hingga 21.
