Tulungagung, IDN Times - Ratusan tukang becak di Tulungagung mengikuti pelatihan mengemudikan becak listrik. Mereka akan menerima bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto. Sebagai langkah awal, tukang becak ini dilatih terlebih dahulu agar nantinya tidak kesulitan setelah mendapat bantuan. Mereka dikenalkan cara mengendarai becak listrik bergambar Prabowo dan Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo yang diproduksi oleh PT Pindad ini.
Ratusan Tukang Becak Tulungagung Dilatih Kendarai Becak Listrik Bergambar Prabowo

Intinya sih...
200 tukang becak akan terima bantuan becak listrik, dengan syarat usia minimal 60 tahun dan masuk kategori desil 1 sampai 5.
Setiap unit becak listrik senilai Rp 22 juta, bersumber dari dana pribadi Presiden Prabowo, total bantuan mencapai Rp 4,4 miliar.
Masih perlu adaptasi mengendarai becak listrik, tukang becak merasa butuh waktu untuk beradaptasi dengan penggunaan becak listrik.
1. Sebanyak 200 tukang becak akan terima bantuan becak listrik
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mengatakan, tidak semua tukang becak menerima bantuan ini . Pasalnya, ada beberapa persyaratan yang harus terpenuhi agar bisa menjadi penerima bantuan becak listrik. Diantaranya minimal berusia 60 tahun dan masuk kategori desil 1 sampai 5. Jumlah total tukang becak di Tulungagung sekitar 1.000 orang. Namun, untuk penerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo hanya 200 orang. "Sisanya bagaimana nanti coba kita usahakan untuk mendapat tambahan bantuan lagi," ujarnya. Kamis (8/01/2026).
2. Setiap unit becak listrik senilai Rp22 juta
Bantuan becak listrik bersumber dari dana pribadi Presiden Prabowo. Harga satu becak listrik mencapai Rp 22 juta. Jika ditotal keseluruhan nominal bantuan becak listrik untuk Tulungagung tembus Rp 4,4 miliar. Gatut Sunu mengingatkan, bantuan becak listrik tidak boleh diperjual belikan atau dipindah tangan. Namun, jika penerima meninggal dunia bisa diwarikan ke anaknya. "Apabila nanti ada keluhan kelistrikan, kami akan berusaha membatu. Nanti akan ada koordinator di lapangan," paparnya.
3. Masih perlu adaptasi mengendarai becak listrik
Salah seorang tukang becak, Sukadi mengaku sangat senang dengan bantuan becak listrik ini. Setelah mecoba Sukadi merasa membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Karena selama ini Sukadi terbiasa mengayuh pedal becak. Pria yang biasa mangkal di sekitar perempatan BTA ini mengaku belum terbiasa menggunakan becak listrik tersebut.
"Tadi sempat grogi juga karena biasanya mengayuh pedal ini tinggal putar gas," pungkasnya.