Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ratusan Pesilat di Gresik Protes Minta Kapolsek Mundur
Tangkapan layar video ratusan pesilat menuntut Kapolsek Balongpanggang dicopot. Dok Istimewa

Gresik, IDN Times - Ratusan pesilat di Kabupaten Gresik mendatangi Mapolsek Balongpanggang meminta agar Kapolsek AKP M Zainudin mundur dari jabatannya pada Sabtu (11/3/2023) malam. Zainudin diminta mundur usai penyataan yang dianggap menyinggung perguruan silat. Tak hanya itu ratusan massa juga mendesak agar Zainudin meminta maaf secara terbuka.

1. Massa merasa tersinggung dengan pernyataan kapolsek

Kantor Mapolsek Balongpanggang. Dok Istimewa

Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Aksi massa mendatangi Polsek Balongpanggang berawal dari adanya sekelompok pesilat yang akan berangkat ke Kabupaten Mojokerto. Namun saat di perbatasan Gresik dan Mojokerto mereka diminta untuk kembali.

"Jadi dua hari yang lalu kan ada kejadian di Mojokerto kemudian kami dimintai untuk melakukan penyekatan massa di wilayah Balongpanggang karena daerah ini perbatasan," kata Aldhino saat dihubungi IDN Times, Minggu (12/3/2023).

2. Berawal saat penyekatan massa ke Mojokerto

Kantor Mapolsek Balongpanggang. Dok Istimewa

Saat penyekatan itu massa kemudian merasa apa yang disampaikan oleh kapolsek dianggap menyinggung perasaan mereka sehingga terjadilah pergerakan massa di Mapolsek Balongpanggang. Saat ini situasi di wilayah hukum Polres Gresik sudah kondusif dan aman. Polisi sendiri telah melakukan pengamanan pada ratusan pesilat hingga pukul 04.00 pagi.

"Hanya mendatangi Polsek Balongpanggang saja tidak sampai terjadi bentrokan dengan warga," jelasnya.

3. Aksi itu berlangsung tertib dan tidak ada keributan dengan warga

Tangkapan layar video ratusan pesilat menuntut Kapolsek Balongpanggang dicopot. Dok Istimewa

Sementara ditanya terkait isu jika Kapolsek Balongpanggang menodongkan pistol kepada salah satu ketua perguruan silat, Aldhino menegaskan jika isu tersebut tidak benar dan menganggap jika berita tersebut adalah bohong. Aldhino mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya gesekan antara pesilat, Polres Gresik juga telah meminta kepada masing-masing ketua untuk mengingatkan anggotanya agar tidak mudah terprovokasi dan saling menjaga diri.

"Ya kita sudah melakukan langkah-langkah itu ya di antaranya mengajak masing-masing ketua perguruan silat agar menjaga situasi di Gresik ini aman," pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article