Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pulang Kerja, Perempuan di Kota Batu Jadi Korban Begal Payudara
Ilustrasi pelecehan seksual (IDN Times/Aditya Pratama)

Malang, IDN Times - Nasib malang dialami oleh perempuan berinisial NS (22). Ia menjadi korban begal payudara saat pulang bekerja pada tengah malam. Kejadian sendiri pada Minggu (28/4/2024) di Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu

Kejadian ini menjadi viral setelah video rekaman CCTV begal payudara ini tersebar di internet pada Jumat (3/5/2024). Warga menjadi was-was karena pelaku belum ditangkap.

1. Korban menceritakan kejadian begal payudara di Kota Batu

Rekaman CCTV saat NS diikuti pelaku begal payudara. (IDN Times/istimewa)

Korban NS menceritakan jika kejadian ini terjadi pada Kamis pukul 00.10 WIB usai ia pulang bekerja. Korban sejak awal sudah merasa ada yang membuntuti dirinya, tapi ia tidak merasa firasat apapun karena sudah terbiasa pulang kerja tengah malam.

Setelah melewati pertigaan Desa Sumbergondo, sepeda motor yang ada di belakangnya tiba-tiba menyalip kemudian memepet dirinya. Kemudian memegang area payudara korban.

Korban mengatakan jika ciri-ciri pelaku menggunakan sepeda motor bebek warna biru-hitam. Kemudian plat nomornya dicopot, dan lampu depannya mati.

"Pelaku menggunakan helm bogo full sticker dan jaket hitam. Perkiraan pelaku mengikuti saya dari Kota Batu sampai Desa Sumbergondo," terangnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (4/5/2024).

2. NS mengaku trauma dengan kejadian ini

Ilustrasi pelecehan seksual (freepik.com/storyset)

NS sendiri mengatakan jika ia masih trauma dengan kejadian yang menimpa dirinya. Ia masih takut untuk keluar pada malam hari karena takut bertemu dengan pelaku lagi.

"Sementara saya juga mengajukan ke kantor agar tidak mendapatkan shift malam dulu. Karena masih takut kalau kejadian itu terjadi lagi," jelasnya.

Ia juga belum melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Tapi ia mendapat dorongan dari teman dan rekan kerjanya untuk membuat laporan polisi.

3. Warga mengatakan jika sekitar TKP memang sering terjadi kejahatan

Rekaman CCTV saat NS diikuti pelaku begal payudara. (IDN Times/istimewa)

Salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya mengatakan jika sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara) memang sering terjadi kejahatan. Pasalnya lokasi tersebut sepi dan cukup gelap, sehingga para pelaku kejahatan leluasa pada malam hari.

"Kalau harapan kami pihak kepolisian sering melakukan patroli di sini. Jadi orang yang mau melakukan kejahatan jadi takut," tandasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article