Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pria Tenggelam di Jagir Ditemukan Meninggal

Pria Tenggelam di Jagir Ditemukan Meninggal
Petugas saat mengevakuasi pria yang tenggelam di Sungai Jagir Surabaya, Jumat (31/1/2025). (Dok. BPBD Surabaya)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Pria tenggelam di Sungai Jagir Wonokromo pada Kamis (30/1/2025) ditemukan tak bernyawa, Jumat (31/1/2025). Korban ditemukan pukul 17.20 WIB setelah dilakukan pencarian selama dua hari. 

Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Buyung Hidayat mengatakan, korban ditemukan meninggal dunia. Korban ditemukan pada titik koordinat 7°18'06"S 112°44'45"E atau 620 meter dari lokasi korban tenggelam. 

"Korban dalam kondisi MD, koordinat penemuan 7°18'06"S 112°44'45"E, jarak 620 meter dari lokasi kejadian kecelakaan," ujarnya. 

Kini, korban telah dievakuasi ke RSUD dr Soetomo. "Korban dievakuasi ke RSUD Dr. Soetomo," jelasnya. 

Sebelumnya, tim gabungan telah melakukan pencarian hari kedua pria tenggelam di sungai Jagir Wonokromo, Jumat (31/1/2025). Pencarian dilakukan hingga ke Mangrove Wonorejo, Surabaya. 

Pria tersebut tenggelam pada Kamis (30/1/2024) siang kemarin. Diduga, pria itu sedang mancing kemudian terjatuh di sungai.

On-Scene Coordinator (OSC) Basarnas Gani Wiratama mengatakan, pada pencarian hari kedua ini pihaknya melibatkan 100 orang personel gabungan mulai dariTNI, Polri, BPBD Provinsi, BPBD Kota Surabaya hingga Satpol PP. Pihaknya juga menerjunkan delapan unit perahu karet. 

Pencarian dilakukan dengan membagi tiga titik. Titik pertama di area Lanjang Jiwo menggunakan dua perahu karet. 

"Kemudian di SRU area 2 dari Panjang Jiwo sampai dengan jembatan Merr di sini ada tiga perahu karet," ujarnya 

Kemudian wilayah pencarian ketiga dari jembatan Merr sampai dengan Wisata Mangrove. Pencarian di titik ketiga menggunakan satu perahu. 

"Kita juga melakukan pencarian via udara menggunakan drone milik BPBD Provinsi Jatim yang kita siagakan di sekitaran wisata Mangrove Wonorejo seperti itu," terangnya.

Wira menyebut, kondisi air di Sungai Jagir cenderung surut jika dibanding kemarin. Sehingga, hal ini tidak menjadi kendala bagi tim untuk melakukan pencarian.

"Untuk kendala Insyaallah tidak ada, untuk hari kedua ini karena kondisi air cenderung surut dibandingkan dengan debit kemarin kemudian dengan debit yang cenderung surut ini maka arus airnya juga pastinya tidak terlalu deras seperti hari pertama pencarian," jelasnya. 

Wira menuturkan, ada kemungkinan korban tersangkut ranting pohon hingga eceng gondok. Selain itu, korban juga kemungkinan tegulung terbawa arus.

"Cuma kita belum ketahui posisi pastinya di mana. Ya itu yang masih kita upayakan pencariannya seperti itu," pungkas dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Khusnul Hasana
EditorKhusnul Hasana

Latest News Jawa Timur

See More

Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Perempuan di Putat Jaya Surabaya

27 Jun 2026, 19:55 WIBNews