Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Diundang Tutup Munas PBNU di Bangkalan Bukan di Kediri, Kenapa?
logo nahdlatul ulama (internet archive)
  • PBNU resmi mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk hadir di penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Bangkalan, Madura pada 23 Juni 2026.
  • Munas NU 2026 akan dibuka di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, dengan kehadiran berbagai tokoh nasional, pejabat daerah, pengasuh pesantren, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
  • Jika Presiden Prabowo berhalangan hadir, penutupan Munas akan dipindahkan ke lokasi pembukaan di Kediri; forum ini menjadi tahap awal konsolidasi menuju Muktamar NU berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengundang Presiden RI Prabowo Subianto di acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2026. Bukan di Kediri, Prabowo diundang di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Forum tersebut dijadwalkan membahas berbagai agenda keorganisasian, keumatan, dan kebangsaan sebagai bagian dari peta jalan besar Nahdlatul Ulama ke depan.

Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua Panitia Munas-Konbes dan Muktamar NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, undangan telah diserahkan kepada Presiden Prabowo. Tetapi, undangan tersebut masih dalam tahap konfirmasi.

"PBNU melalui rapat sudah memutuskan untuk mengundang Bapak Presiden pada tanggal 23 Juni yang akan datang di Kabupaten Bangkalan," kata Gus Ipul, Jumat (19/6/2026).

Gus Ipul menjabarkan, Munas NU 2026 akan dibuka pada Sabtu (20/6/2026) di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri. Sementara penutupan jika dihadiri Presiden Prabowo akan digelar di Kabupaten berbeda yakni di di STAI Pesantren Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, pada Selasa (23/6/2036).

"PBNU mengundang secara resmi Bapak Presiden Prabowo untuk bisa memberikan amanat pada saat penutupan nanti," jelas Gus Ipul.

Pada acara pembukaan nantinya, berbagai tokoh hingga pejabat daerah akan diundang. Pengasuh pesantren, pengurus NU dari berbagai daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan juga bakal diundang.

"Tentu pembukaan akan mengundang pejabat-pejabat pemerintah daerah, mungkin tingkat provinsi maupun kabupaten-kota, mengundang pengasuh-pengasuh pesantren, dan pihak-pihak lain yang disesuaikan dengan kapasitas tempat pembukaan," ucap Gus Ipul.

Jika nantinya Prabowo tidak dapat hadiri di acara penutupan, penutupan Munas akan diselenggarakan di lokasi pembukaan yakni di Pesantren Ploso, Kediri. "Jika waktunya memungkinkan hadir, maka penutupan akan ditempatkan di Bangkalan. Tetapi jika tidak, penutupan akan dilakukan di Ploso. Ini semua masih menyesuaikan jadwal Presiden," terang Gus Ipul.

Mantan Mensos RI ini menegaskan bahwa forum tersebut bukan sekedar perempuan organisasi biasa. Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 adalah tahapan pertama dan strategis dalam konsolidasi NU menuju pelaksanaan Muktamar.

"Persiapan muktamar ini kan berkelanjutan. Konbes ini adalah tahapan pertama menuju muktamar," pungkas dia.

Editorial Team

Related Article