Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polrestabes Surabaya Bekuk Dua Bandar Ekstasi, Satu Ditembak Kakinya

Polrestabes Surabaya Bekuk Dua Bandar Ekstasi, Satu Ditembak Kakinya
Salah satu bandar ekstasi yang ditangkap polrestabes Surabaya. IDN Times/Dok.Istimewa
Share Article

Surabaya, IDN Times - Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali membongkar bisnis haram narkotika. Kali ini bandar pil ekstasi digerebek di kawasan Sukomanunggal, Jumat lalu (3/4). Dua orang berinisial NR (35) dan AR (37) ditangkap, satu di antaranya diganjar timah panas pada bagian kaki.

1. Dua orang bandar ditangkap ketika pesta sabu

Salah satu bandar ekstasi yang ditangkap polrestabes Surabaya. IDN Times/Dok.Istimewa
Salah satu bandar ekstasi yang ditangkap polrestabes Surabaya. IDN Times/Dok.Istimewa

Mulanya polisi menerima laporan masyatakat bahwa ada peredaran narkoba di kawasan Sukomanunggal. Setelah ditelusuri diketahui ada dua bandar pil ekstasi. Mereka ditangkap ketika tengah asyik pesta sabu-sabu di kamar rumahnya.

"Benar. Dua orang kami amankan," ujar Kasat Reskoba Polrestabestabes Surabaya AKBP Memo Ardian saat dikonfirmasi, Senin (6/4).

2. Ditemukan 4 ribu ekstasi dalam bungkus es krim, pelaku sempat ingin melarikan diri

Salah satu bandar ekstasi yang ditangkap polrestabes Surabaya. IDN Times/Dok.Istimewa
Salah satu bandar ekstasi yang ditangkap polrestabes Surabaya. IDN Times/Dok.Istimewa

Ketika penangkapan, satu orang mencoba melarikan diri. Alhasil, polisi menembak kakinya. Polisi pun menemukan sejumlah barang bukti, yakni empat ribu pil ekstasi yang dikemas dalam bungkus es krim. Kemudian 30 gram sabu-sabu yang dikonsumsi sendiri oleh pelaku.

"Kami melakukan pengeledahan menemukan pil ekstasi dikemas dalam bungkus es krim. Disimpan dalam lemari, kata Memo.

3. Diedarkan di Surabaya dan sekitarnya

Salah satu bandar ekstasi yang ditangkap polrestabes Surabaya. IDN Times/Dok.Istimewa
Salah satu bandar ekstasi yang ditangkap polrestabes Surabaya. IDN Times/Dok.Istimewa

Setelah ditangkap, dua pelaku langsung disidik oleh polisi. Pada pengakuan awalnya, mereka mengedarkan barang haram itu di kawasan Surabaya dan sekitarnya. Sayangnya belum diketahui rinci sejak kapan beroperasi.

"Hasil interogasi sementara, salah satu pelaku merupakan seorang bandar. Saat ini masih kami kembangkan," ucap dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ardiansyah Fajar Syahlillah
Dida Tenola
Ardiansyah Fajar Syahlillah
EditorArdiansyah Fajar Syahlillah

Latest News Jawa Timur

See More

SPMB Jatim Mulai Simulasi, Saatnya Tes Jalur Sekolah Impian

07 Jun 2026, 20:03 WIBNews