Polda Jatim Selidiki Pikap Bahan Kimia Terbakar di Depan Mako Brimob

- Polda Jatim dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyelidiki kebakaran pikap bahan kimia di depan Mako Brimob Surabaya.
- Kendaraan dan sopir telah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.
- Insiden terjadi saat pikap jasa angkutan barang online mendengar suara ledakan dari bagian belakang kendaraan di Jalan Gresik.
Surabaya, IDN Times - Polda Jawa Timur (Jatim) bersama Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyelidiki insiden kebakaran mobil pikap bermuatan bahan kimia yang terjadi di depan Mako Brimob Jalan Gresik, Surabaya, Selasa (10/2/2026) sore. Dalam peristiwa tersebut, kendaraan dan sopir telah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Polisi mendalami kemungkinan adanya reaksi kimia dari muatan yang diangkut maupun faktor teknis kendaraan.
“Kami pastikan situasi di sekitar lokasi kejadian aman dan terkendali. Proses penanganan lebih lanjut ditangani oleh Polres Tanjung Perak Surabaya. Saat ini penyelidikan sedang berjalan secara profesional dan transparan,” ujar Jules.
Ia menjelaskan, insiden bermula sekitar pukul 17.30 WIB saat pikap jasa angkutan barang online bernopol L 9103 CH menerima order pengiriman dari kawasan Pelabuhan Perak menuju Dukuh Kupang. Ketika melintas di Jalan Gresik, sopir mendengar suara ledakan dari bagian belakang kendaraan.
Petugas kepolisian yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya untuk memadamkan api. Kobaran api berhasil dijinakkan, namun bagian belakang kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Polisi mengamankan bangkai kendaraan serta sopir untuk dimintai keterangan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Muatan pikap disebut terdiri dari kaleng dan pipa yang diduga mengandung bahan kimia.
“Sampai saat ini tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material masih dalam proses pendataan,” kata Jules.

















