Madiun, IDN Times – Permainan tradisional sudah jarang dimainkan dan nyaris punah pada masa sekarang. Mayoritas anak-anak lebih menyukai aplikasi game online dan semacamnya pada piranti gadget. Pergeseran nilai pun terjadi, seperti kebersamaan ke individualis.
Kondisi ini hampir terjadi di setiap daerah. Tak terkecuali di wilayah Kabupaten Madiun. Egrang, petak umpet, enthek, gobak sodor, nekeran (main kelereng), dam-daman, dan sebagainya menjadi permainan langka.
"Semakin ditinggalkan sejak smartphone banyak digunakan, termasuk oleh anak-anak. Berlangsungnya sekitar 4 – 5 tahun terakhir," ujar Kepala Seksi Sejarah, Tradisi, dan Cagar Budaya, Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun, Sugina, Jumat (4/6/2021).
