Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Perawat PDP Meninggal, RS Royal: Sedang Hamil Trimester Kedua

Kota Surabaya
Perawat PDP Meninggal, RS Royal: Sedang Hamil Trimester Kedua
Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Seorang perawat Rumah Sakit Royal Surabaya meninggal dunia dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Senin (18/5). Tragisnya, perawat tersebut meninggal dunia dalam kondisi hamil muda.

  1. 1. Perawat RS Royal meninggal di RSAL dr Ramelan

    Ilustrasi jenazah. IDN Times/Sukma Shakti
    Ilustrasi jenazah. IDN Times/Sukma Shakti

    Jubir COVID-19 RS Royal Surabaya dr Dewa Nyoman Sutanaya menjelaskan, perawat tersebut bernama Ari Puspita Sari. Ia meninggal dunia usai dirawat selama dua hari di Rumah Sakit Angkatan Laut dr Ramelan Surabaya setelah dirawat selama 3 hingga 4 hari di RS Royal.

    "Iya benar yang bersangkutan adalah perawat di sini," ujar Dewa saat dihubungi IDN Times, Senin (18/5).

  2. 2. Ari miliki gejala COVID-19

    Ilustrasi virus corona. IDN Times/Arief Rahmat
    Ilustrasi virus corona. IDN Times/Arief Rahmat

    Ari dirawat usai mengalami gejala menyerupai COVID-19 berupa sesak nafas. Bahkan pada perawatan hari-hari terakhirnya, ia perlu mendapatkan bantuan dari alat pernafasan lantaran kondisinya yang semakin memburuk.

    "Memang dari gejalanya memang seperti COVID-19. Tapi kita tidak bisa memastikan karena hasil tes swabnya belum keluar," ungkapnya.

  3. 3. Ari sedang hamil trimester kedua

    Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)
    Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)

    Kini, Ari tengah mengandung dengan usia kandungan trimester kedua. Atas kondisinya tersebut, Ari tidak ditempatkan untuk merawat pasien bergejala COVID-19. Namun sayangnya, kini Ari menghembuskan nafas terakhirnya bersama janin yang tengah ia kandung.

    "Iya benar tengah hamil. Dia juga tidak kami tempatkan di perawatan COVID-19 karena tahu sedang hamil jadi rentan," tutur Dewa.

    Sementara saat ditanya kabar soal kematian suami Ari, Dewa mengaku belum bisa memberikan konfirmasi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More