Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pendakian Kawah Ijen Ditutup karena Karhutla Membara
Karhutla di kawasan Pegunungan Ijen. (IDN Times/Istimewa)
  • Karhutla di Pegunungan Ijen, Banyuwangi, yang terdeteksi sejak 2 September 2026, meluas hingga dekat Pondok Bunder dan memasuki jalur pendakian Kawah Ijen.
  • Pemadaman oleh tim gabungan terkendala angin kencang, vegetasi kering akibat kemarau, serta medan tebing dan jurang; penanganan udara juga diupayakan bersama BPBD Jawa Timur.
  • Pemkab Banyuwangi menutup sementara jalur pendakian dan objek wisata Kawah Ijen demi keselamatan wisatawan hingga api benar-benar padam, tanpa batas waktu yang ditentukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banyuwangi, IDN Times - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di Pegunungan Ijen. Api dilaporkan terus melebar hingga mendekati jalur pendakian Kawah Ijen. Pemkab Banyuwangi akhirnya memutuskan untuk menutup jalur pendakian.

1. Karhutla belum bisa dipadamkan, terus meluas hingga ke jalur pendakian Kawah Ijen

Karhutla di kawasan Pegunungan Ijen. (IDN Times/Istimewa)

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Nur Patria mengungkapkan jika titik api pertama kali ditemukan pada Rabu (2/9/2026) di kawasan hutan Gunung Merapi Ungup-ungup wilayah Desa Pasewaran, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Kemudian pada Jumat (4/9/2026), api semakin meluas hingga mendekati kawasan Pondok Bunder yang tidak jauh dari Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.

"Tim Gabungan telah diterjunkan untuk terus melakukan pemadaman. Tapi api terus bertambah besar hingga mendekati TWA dekat Pondok Bunder," terangnya pada Jumat (4/9/2026).

Pondok Bunder sendiri merupakan tempat yang biasa digunakan pos pendakian dan penambangan belerang. Artinya api kini telah memasuki jalur pendakian Kawah Ijen.

2. Angin kencang menyebabkan api cepat merembet

Karhutla di kawasan Pegunungan Ijen. (IDN Times/Istimewa)

Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi, Partana mengungkapkan kalau upaya pemadaman terkendala angin kencang yang menyebabkan api cepat menyebar. Ditambah kemarau menyebabkan vegetasi hutan mengering dan mudah tersulut api.

Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan kalau medan kebakaran juga cukup ekstrem dengan banyaknya tebing dan jurang. Menyebabkan tim darat tidak bisa menjangkau titik api yang ada di sana.

"Kita saat ini juga mengupayakan penanganan api lewat jalur udara dengan BPBD Jawa Timur. Jadi pemadaman api tidak hanya melalui jalur darat oleh tim gabungan," ujarnya.

3. Objek wisata Kawah Ijen ditutup sampai batas waktu tak ditentukan

Karhutla di kawasan Pegunungan Ijen. (IDN Times/Istimewa)

Di tempat terpisah, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani menyampaikan jika pihaknya memutuskan untuk menutup sementara jalur pendakian Kawah Ijen. Penutupan ini dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

"Kami memutuskan untuk menutup pendakian Kawah Ijen demi keselamatan wisatawan. Penutupan ini akan dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan, sampai api benar-benar padam. Jadi saya minta seluruh OPD untuk membantu pemadaman," pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article