Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemkot Surabaya Usulkan Kantin Ikut Jadi Penyedia Program MBG

Pemkot Surabaya Usulkan Kantin Ikut Jadi Penyedia Program MBG
Pelaksanaan MBG di SMK PGRI 1 Surabaya. (IDN Times/Ardiansyah Fajar).

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Kota Surabaya bakal mengusulkan kantin sekolah ikut serta dalam penyediaan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini agar kantin sekolah tetap bisa bertahan. 

Wali Kota Surabaya mengatakan, pihaknya akan memastikan kantin di sekolah merupakan bagian dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab, biasanya kantin sekolah diisi oleh orang-orang tertentu yang bukan bagian dari UMKM.

"Jadi itu UMKM atau orang tertentu, saya akan cek semuanya. Saya berharap itu memang UMKM-UMKM. Sehingga kalau sudah punya pnghasilan ya jangan masuk kantin sekolah," paparnya, Jumat (24/1/2025).

Ketika sudah dicek dan mereka bagian dari UMKM, pihaknya akan mengusulkan kantin sekolah sebagai penyedia program MBG. Upaya ini sebagai solusi agar pedagang kantin sekolah tidak sepi pembeli karena siswa mendapat paket makan gratis.

"Jadi nanti sistemnya didaftarkan ke Badan Gizi Nasional melalui Dinkopumdag," tutur Eri.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Surabaya menyetujui pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) soal wacana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) disumbangkan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG) asalkan UMKM dilibatkan. Kini Pemkot Surabaya telah menyiapkan Rp1,1 trilun. 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, bersedia jika pemerintah pusat meminta daerah menyimbang untuk program MBG. Asal, dana tersebut digunakan untuk program MBG di Surabaya. 

"Kalau kita untuk warga Surabaya, kasih semua (Rp1,1 triliun) yang pasti, yang saya harapkan ketika memberi bantuan Rp1,1 triliun," ujarnya, Rabu (22/1/2025). 

Tak cuma itu, Eri juga bersedia menggarkan Rp1,1 trilun bila Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dilibatkan sebagai penyedia makanan. Sehingga, roda perekonomian di Surabaya bisa berputar. 

"Ketika memberi bantuan Rp1,1 triliun, saya berharapnya yang bergerak UMKM Surabaya," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Harga Kedelai Melonjak, Perajin Tempe Ngawi Terancam Gulung Tikar

03 Apr 2026, 18:04 WIBNews