PDIP Jatim Ngaku Sering Dapat Intimidasi saat Kampanye Pilkada

Surabaya, IDN Times - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku kerap mendapat intimidasi saat melakukan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. PDIP akan memproses segala intimidasi yang diterima.
Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jatim Budi 'Kanang' Sulistyono tak menjelaskan detail seperti apa intimidasi tersebut. Ia juga enggan menyebut di mana dan kapan intimasi dilakukan.
"Saya enggak sebut oknum apa, tidak sebut juga menyebut wilayah mana, tetapi ada," ungkap Kanang usai rapat internal PDIP di Hotel Shangri-La Surabaya, Selasa (12/11/2024).
Kanang menyebut, laporan-laporan dugaan intimidasi itu telah diterima oleh DPD PDIP Jatim. Selanjutnya, pihaknya akan segera memproses laporan tersebut.
"Ada laporan-laporan (mengenai intimidasi saat kampanye) yang sedang kita proses," tutur Kanang yang juga Anggota Komisi VI DPR RI ini.
Kanang menuturkan, atas adanya dugaan intimidasi itu, Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri telah menginstruksikan kepada kader partai untuk mengeliminasi dugaan intimidasi. Baik yang dilakukan oleh pihak tertentu maupun instansi.
"Apakah dari oknum-oknum tertentu, ataukah dari pihak-pihak institusi, ini yang harus dilakukan oleh kita semua," tutur Kanang.
Dia berharap, dengan tindakan tegas dari PDIP ini, tak ada lagi pelaku-pelaku yanh melakukan intimidasi politik di Jawa Timur. Sehingga, Pilkada Jatim menjadi lebih baik.
"Sehingga semua pelaku-pelalu politik yang berharap ada perubahan di Jawa Timur merasa akan menuju jalan benar," pungkas Kanang yang juga Wakil Ketua Tim Pemenangan Risma-Hans, (Bid Hukum dan Advokasi dan, Koordinator Wilayah) ini.
















