Patung Macan Putih di Kediri yang Viral Ditawar Orang Ratusan Juta

- Banyak seniman dan kolektor menawar patung Macan Putih
- Patung kini menjadi kebanggaan masyarakat dan mendapat sorotan internasional
- Rencana kegiatan untuk hidupkan wisata patung Macan Putih
Kediri, IDN Times - Sempat dicibir oleh netizen, keberadaan patung Macan Putih di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri kini mendatangkan berkah tersendiri bagi warga. Banyak masyarakat dari luar kota yang datang untuk melihat langsung patung tersebut. Kondisi ini berdampak positif bagi ekonomi warga sekitar. Mereka membuat lapak dan berjualan di sekitar lokasi. Tak hanya itu, sejumlah kolektor dan seniman dari luar kota bahkan telah menawar untuk membeli patung ini.
1. Banyak seniman dan kolektor yang menawar untuk membeli patung

Kepala Desa Balongjeruk, Safi'i mengatakan selain datang untuk berfoto, beberapa kolektor dan seniman telah mengutarakan niatnya untuk membeli patung Macan Putih ini. Beberapa tawaran yang masuk berasal dari Yogyakarta, Bali, dan Mojokerto. Bahkan, nilai penawaran terhadap patung ikonik tersebut disebut mencapai nominal ratusan juta rupiah. Meski mendapat tawaran fantastis, Pemerintah Desa Balongjeruk bersama warga memutuskan untuk tidak melepas patung tersebut. Berdasarkan hasil musyawarah, patung Macan Putih justru akan dilestarikan sebagai ikon desa.
“Kami tidak ingin ada kegaduhan. Apa pun keputusan warga, kami siap. Alhamdulillah, hasil musyawarah memutuskan patung ini dilestarikan,” ujarnya, Minggu (4/01/2026).
2. Patung Macan Putih kini menjadi kebanggaan masyarakat

Keputusan tersebut diambil seiring dampak positif yang muncul dari viralnya patung Macan Putih. Dari yang sempat menuai hujatan, kini keberadaan patung tersebut justru mengangkat nama desa hingga ke luar negeri.Tak hanya ramai diperbincangkan di dalam negeri, kabar viralnya patung Macan Putih juga menarik perhatian media asing. Safi’i mengungkapkan, kerabatnya di Malaysia menyebut ikon desa itu telah diberitakan oleh media setempat. Bahkan, respons juga datang dari warga Australia dan Singapura. “Ini luar biasa. Dari yang sempat dihujat, kini justru membawa manfaat dan mengangkat nama desa,” tuturnya.
3. Rancang kegiatan untuk hidupkan wisata patung Macan Putih

Dengan sorotan nasional hingga internasional tersebut, patung Macan Putih kini tak hanya menjadi simbol desa, tetapi juga potensi wisata dan kebanggaan masyarakat Balongjeruk. Pihak Pemerintah Desa sendiri telah menyiapkan sejumlah event untuk mendukung potensi wisata di patung Macan Putih ini. Mereka tengah menyiapkan beragam kegiatan seperti senam massal hingga lomba mewarna dan menggambar. "Semuanya nanti kita bahas dalam rapat dengan masyarakat," pungkasnya.


















