Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pasca Keracunan Massal, SPPG Kalitengah Mendadak Tutup
Kondisi SPPG Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
  • SPPG Kalitengah di Tanggulangin, Sidoarjo, mendadak berhenti beroperasi pada 3 September 2026, sehari setelah dugaan keracunan massal terkait program Makan Bergizi Gratis.
  • Lokasi dapur tampak lengang dan terkunci, seluruh karyawan tidak masuk kerja. Satpam menyebut belum ada informasi mengenai jadwal operasional kembali.
  • Kasus dugaan keracunan MBG di Sidoarjo mencatat 666 pasien hingga pukul 06.00 WIB; pemerintah masih menelusuri penyebabnya, sementara pengelola SPPG belum memberi penjelasan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
3 September 2026

SPPG Kalitengah menghentikan operasional. Dinas Kesehatan Sidoarjo mencatat 666 pasien dalam kasus dugaan keracunan MBG hingga pukul 06.00 WIB.

Kamis siang

SPPG Kalitengah tetap lengang dan tertutup. Belum ada penjelasan resmi dari pengelola mengenai alasan serta waktu operasional kembali.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    SPPG Kalitengah di Tanggulangin, Sidoarjo, menghentikan operasional sehari setelah dugaan keracunan massal terkait program Makan Bergizi Gratis. Tidak ada pelayanan maupun pengolahan makanan pada Kamis.
  • Who?
    SPPG Kalitengah, Yayasan Indonesia Makmur Mandiri, pemilik dapur Hartono, Kepala SPPG Rafli, serta 666 penerima manfaat yang tercatat sebagai pasien dugaan keracunan MBG terlibat dalam situasi ini.
  • Where?
    Penghentian berlangsung di bangunan SPPG Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Pasien dugaan keracunan mendapat perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Sidoarjo.
  • When?
    Operasional berhenti pada Kamis, 3 September 2026. Dinas Kesehatan Sidoarjo mencatat 666 pasien hingga pukul 06.00 WIB pada hari yang sama.
  • Why?
    Alasan penghentian operasional per saat ini masih belum diketahui. Penutupan terjadi ketika pemerintah menelusuri penyebab dugaan keracunan MBG.
  • How?
    Bangunan terlihat terkunci dan lengang, karyawan tidak masuk, serta satpam yayasan ditugaskan menjaga lokasi. Hartono dan Rafli belum memberikan keterangan resmi mengenai penutupan atau jadwal operasional kembali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dapur makanan SPPG Kalitengah di Sidoarjo tiba-tiba tutup setelah banyak orang diduga sakit karena makanan gratis. Semua pekerja tidak masuk, dan pintunya terkunci. Satpam menjaga tempat itu. Ada 666 orang yang berobat. Banyak sudah pulang, tapi ada yang masih diperiksa. Pemerintah masih mencari tahu penyebabnya. Belum tahu kapan dapur buka lagi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penghentian sementara operasional SPPG Kalitengah di tengah penelusuran pemerintah mencerminkan adanya ruang untuk penanganan yang lebih terfokus setelah dugaan keracunan. Di sisi lain, sebagian besar dari 666 pasien telah memperoleh perawatan medis dan diperbolehkan pulang, menunjukkan layanan kesehatan telah memberikan penanganan kepada banyak penerima manfaat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sidoarjo, IDN Times - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, berhenti beroperasi pada Kamis (3/9/2026), sehari setelah kejadian dugaan keracunan massal yang menyeret program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pantauan IDN Times di lokasi, tidak terlihat aktivitas pelayanan maupun kegiatan pengolahan makanan di bangunan SPPG yang berada di kawasan Kalitengah tersebut. Seluruh karyawan juga disebut tidak masuk kerja pada Kamis.

Seorang satpam Yayasan Indonesia Makmur Mandiri yang berjaga di lokasi membenarkan penghentian operasional tersebut. Ia mengatakan dirinya ditugaskan yayasan untuk menjaga SPPG selama tidak beroperasi. “Untuk hari ini tidak beroperasi, karyawan juga tidak masuk. Belum ada info masuk kapan. Saya dari yayasan disuruh jaga sini,” ujar satpam yang meminta namanya tidak disebutkan, Kamis (3/9/2026).

Bangunan dua lantai yang didominasi warna putih dan biru tua tersebut tampak lengang. Papan nama bertuliskan SPPG KALITENGAH masih terpampang di bagian atas bangunan, namun tidak tampak aktivitas pelayanan seperti biasanya.

Pintu folding gate berwarna biru tua di lantai dasar terlihat tertutup rapat dan terkunci. Tidak terlihat aktivitas pekerja maupun proses persiapan makanan di dalam bangunan.

Di halaman berpaving, sebuah mobil boks operasional berwarna putih dengan tulisan “SATUAN PELAYANAN PEMENUHAN GIZI” terparkir. Sejumlah sepeda motor juga tampak berjajar di halaman.

Kondisi tersebut kontras dengan aktivitas SPPG yang biasanya menjadi salah satu titik penyedia makanan MBG bagi penerima manfaat di wilayah tersebut. Pada Kamis siang, suasana di sekitar bangunan relatif sepi.

Upaya konfirmasi kepada penglola dapur SPPG respons. Hingga berita ini ditulis, Kepala SPPG Kalitengah, Rafli belum merespons permintaan konfirmasi terkait penghentian operasional SPPG tersebut maupun kaitannya dengan kejadian dugaan keracunan.

Penghentian operasional SPPG Kalitengah terjadi di tengah penanganan kasus dugaan keracunan MBG di Sidoarjo yang menyebabkan ratusan penerima manfaat mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Dinas Kesehatan Sidoarjo mencatat total pasien dalam kasus dugaan keracunan MBG mencapai 666 orang hingga Kamis (3/9/2026) pukul 06.00 WIB. Sebagian besar pasien telah mendapatkan penanganan medis dan diperbolehkan pulang, sementara sebagian lainnya masih menjalani observasi.

Pemerintah masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab kejadian tersebut. Penghentian sementara operasional SPPG menjadi perhatian karena fasilitas tersebut merupakan bagian dari rantai penyediaan makanan dalam program MBG.

Hingga Kamis siang, belum ada penjelasan resmi dari pengelola SPPG Kalitengah mengenai alasan penghentian operasional, termasuk sampai kapan dapur tersebut akan kembali beroperasi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article

Seompreng MBG, 592 Pasien02 Sep 2026, 22:44 WIB